Bupati Aceh Tenggara Lepas Mahasiswa KKN, Wujudkan Aceh Tenggara Mandiri dan Tangguh Pascabencana

ANALISA NEWS

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2026 - 22:28 WIB

50121 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Bupati Aceh Tenggara, HM Salim Fakhry, SE, MM, secara resmi melepas keberangkatan 145 mahasiswa yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 10 desa di Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara. Pelepasan berlangsung di Gedung Serbaguna Universitas Gunung Leuser (UGL), Kutacane, Sabtu (11/4/2026), dengan tema “Menciptakan Masyarakat yang Mandiri Pasca Bencana Hidrometeorologi Menuju Aceh Tenggara Hebat.”

Dalam sambutannya, Bupati Salim Fakhry menegaskan bahwa KKN bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan momen penting untuk berkontribusi nyata dalam proses pemulihan dan pembangunan masyarakat yang terdampak bencana. Ia mengingatkan para mahasiswa agar memanfaatkan waktu satu bulan penuh di desa-desa tersebut dengan keseriusan dan dedikasi tinggi.

“Mahasiswa adalah cahaya kecil yang diutus untuk menerangi sudut-sudut yang redup. Jadilah pelita yang tidak hanya bersinar, tetapi juga menghangatkan. Bantu masyarakat untuk bangkit, bukan dengan ketergantungan, tetapi dengan kemandirian,” ujarnya. Bupati juga mengajak para mahasiswa untuk menanamkan nilai keikhlasan, membangkitkan kembali semangat gotong royong yang mulai pudar, serta memperkuat iman sebagai fondasi menuju kesejahteraan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aceh Tenggara, yang belum lama ini dilanda bencana hidrometeorologi, menghadapi tantangan besar dalam proses pemulihan. Bupati menekankan bahwa membangun kembali pascabencana bukan hanya soal memperbaiki infrastruktur fisik, tetapi juga memulihkan jiwa dan semangat masyarakat. “Sentuhlah hati masyarakat dengan empati, rangkul mereka dengan ketulusan, dan dampingi mereka dengan ilmu yang bermanfaat,” pesan Salim Fakhry.

Lebih jauh, Bupati menegaskan bahwa Aceh Tenggara yang hebat bukan hanya dibangun dari bangunan kokoh, tetapi dari manusia-manusia tangguh yang mampu berdiri di atas kaki sendiri. Mereka harus mampu menjadikan ujian sebagai pijakan untuk melompat lebih tinggi dan menjadikan iman sebagai kompas kehidupan. Pesan ini menjadi semangat utama yang hendak dibawa para mahasiswa selama menjalankan pengabdian di desa-desa.

Kepada para mahasiswa, Bupati menitipkan nama baik Universitas Gunung Leuser. Ia berharap mereka menjadi duta kampus yang santun, cerdas, dan berintegritas. “Tinggalkan jejak kebaikan di setiap tempat yang disinggahi, agar kehadiran tidak hanya dirasakan, tetapi juga dikenang dan penuh makna,” ujarnya.

Pelepasan mahasiswa KKN ini juga menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat desa dalam menghadapi tantangan pascabencana. Setelah prosesi pelepasan, Bupati beserta rombongan langsung mengantarkan mahasiswa ke Kecamatan Ketambe, disambut oleh Camat Ketambe, kepala desa setempat, dan sejumlah pejabat UGL Kutacane. Hal ini menunjukkan komitmen bersama untuk mendukung keberhasilan program KKN sebagai bagian dari upaya pemulihan dan pembangunan berkelanjutan.

Program KKN di wilayah yang terdampak bencana ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas. Selain membantu pemulihan fisik dan sosial, kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menggerakkan potensi lokal, memperkuat kapasitas masyarakat, dan menumbuhkan kemandirian. Dengan pendekatan yang humanis dan berbasis ilmu pengetahuan, mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang membawa harapan baru bagi masyarakat.

Aceh Tenggara, yang dikenal dengan kekayaan alam dan budaya, kini tengah berjuang bangkit dari dampak bencana hidrometeorologi yang melanda beberapa waktu lalu. Program KKN ini menjadi salah satu upaya strategis untuk mempercepat proses pemulihan sekaligus membangun fondasi yang lebih kuat bagi masa depan daerah tersebut.

Dengan semangat pengabdian dan kerja keras, para mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi berkelanjutan. Keberhasilan program ini juga akan menjadi cermin bagi perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan peran pendidikan tinggi sebagai mitra strategis pembangunan daerah.

Pelepasan 145 mahasiswa KKN ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam membangun Aceh Tenggara yang lebih mandiri, tangguh, dan sejahtera. Semangat gotong royong, keikhlasan, dan kepedulian yang ditanamkan oleh Bupati HM Salim Fakhry diharapkan menjadi energi positif yang menggerakkan perubahan di tengah masyarakat, membawa Aceh Tenggara menuju masa depan yang lebih cerah dan hebat.

Laporan Edi Sahputra

Berita Terkait

SMAN 1 Badar Bentuk Kelas Unggulan, Fokus Prestasi Akademik dan Sekolah Bebas Bullying
SMPN 1 Kutacane Ukir Prestasi, Dua Siswa Tembus OSN Tingkat Nasional 2026
Diharapkan Pimpin Aceh Tenggara 2029, H. Irmawan Dinilai Sosok Pengayom dan Teruji
SMK Negeri 2 Kutacane Lepas Ratusan Siswa Kelas XII Ikuti PKL di Dunia Kerja
UPTD Puskesmas Suka Makmur Gelar CKG Anak Sekolah di SMPN 5 Lawe Sigala-Gala Deteksi Dini Diperkuat, Kesehatan Pelajar Jadi Prioritas
Kapolres Aceh Tenggara Beri Penghargaan Tiga Kapolsek Terbaik, Kebersihan Mako Jadi Perhatian
Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial
25 Pejabat Administrator dan Pengawas Dilantik, Bupati Agara Tekankan Kinerja dan Tanggung Jawab

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:11 WIB

13 Dugaan SL Ilegal di Tirtajati Cirebon, Perumda Dinilai Lemah Awasi

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:23 WIB

Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kilogram Sabu Asal Tailan di Lhokseumawe

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:47 WIB

Keluarga Korban Pencurian Toko Ponsel Pancur Batu Pertanyakan Mandeknya Dua Laporan di Polrestabes Medan dan Polsek Pancur, Apakah Orang Tua Maling Dilindungi ?

Senin, 11 Mei 2026 - 21:59 WIB

Prestasi atau Sekadar Seremoni? Menguji Nyali RW di Balik Kasus Asusila yang Membeku di Polda Metro Jaya

Kamis, 30 April 2026 - 06:43 WIB

Digerebek Saat Isi Bensin, Dua Pemuda Kuasai Sabu Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Minggu, 12 April 2026 - 18:54 WIB

Komitmen Polsek Bosar Maligas Tak Pernah Padam: Mahasiswa Pengedar Sabu Dibekuk Dini Hari, Jaringan Batu Bara Dibidik

Jumat, 10 April 2026 - 23:47 WIB

Lawan Kapal Trawl Diduga Langgar Undang-Undang Perikanan, 37 Nelayan Desa Raja Bejamu Rohil & 4 Wartawan: 12 Diperiksa, 4 Jadi Tersangka!”

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:33 WIB

Sat Narkoba Polres Agara Gagalkan Peredaran 17,8 Kg Ganja, Pelaku Ditangkap di Kecamatan Ketambe

Berita Terbaru