Omak ngerih kali!!! Unit Reskrim Polsek Tanjung Morawa ???Dua Bulan Lebih Lamanya Diduga 5 Pelaku penganiayaan Dan Penembakan Masih Berkeliaran,Diminta Propam Polda Sumut Turun Tangan

ANALISA NEWS

- Redaksi

Sabtu, 7 November 2026 - 06:51 WIB

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNG MORAWA | DELI SERDANG | Analisanews.id – Polsek Tanjung Morawa diduga tidak profesional dalam menangani kasus penganiayaan serta kekerasan menggunakan senapan angin pcp (Pre-Charged Pneumatic) yang terjadi di PT Mitra Miling Jalan Industri, Gang Sawi Desa, Desa Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (15/10/2026).
Sesuai dengan laporan polisi dengan Nomor: LP/B/323/VIII/2026/SPKT/POLSEK TANJUNG MORAWA/POLRESTA DELI SERDANG/POLDA SUMATERA UTARA.

Informasi yang didapat, adanya dua (2) orang korban dalam insiden tersebut yaitu berinisial Anton Wijaya (41) dan seorang tamunya berinisial Fandi Fong (67).

Dalam kejadian penganiayaan serta kekerasan menggunakan senapan angin pcp (Pre-Charged Pneumatic) tersebut,terdapat 6 orang diduga pelaku yang mana 1 diduga pelaku pada tanggal 19 sudah menyerahkan diri kepolsek Tanjung Morawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut,Kini sudah 2 bulan lebih lamanya,5 orang diduga pelaku lain nya masih berkeliaran dan belum juga ditangkap.Ada apa dengan Unit Reskrim Polsek Tanjung Morawa ???.

Yang sangat diherankan,penyidik tidak menerapkan pasal 306 dan 307 undang undang kepemilikan senjata api atau undang undang darurat kepada beberapa orang yang melakukan aksi itu.

Kayaknya penyidik unit Reskrim Polsek Tanjung Morawa tidak mengindahkan ucapan bapak Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. yang mengatakan Polisi bersama Masyarakat (“Tagline Polri”).

Kronologis Kejadian

Bermula dari seorang supir di PT Mitra Miling bernama Toni berpapasan dengan dua pria yang disebut berinisial JI dan IW, warga Lorong 3, Kelurahan Pekan Tanjung Morawa, yang sedang mengarit rumput dan memarkirkan becaknya di pinggir jalan. Kemudian, terjadi selisih paham antara Toni dengan kedua pria tersebut.

Tidak lama kemudian, datang enam orang pria (diantaranya berinisial “JI”) menggunakan sepeda motor dan mengenakan helm. Keenam pria tersebut diduga melakukan penyerangan dan penembakan menggunakan senjata airsoft gun ke arah orang-orang dan karyawan yang berada di sekitar PT Mitra Milling. Akibat kejadian tersebut, Anton Wijaya dan FF mengalami luka tembak cukup serius.

Diminta kepada Kapolda Sumatera Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H.,Propam Polda Sumut dan Wassidik Ditreskrimum Polda Sumut untuk turun tangan.

Berita Diterbitkan : 06-11-2026

Media : Analisanews.id

Berita Terkait

Gawat!!! Diduga Proyek Rp 4,9 Miliar Batang Kuis Diduga Mark-Up, Batu Koral Tanpa Semen!
Tanah Merah Menanti Ketegasan Pimpinan, Warga Percayakan Keadilan Kepada Kapolda Sumut, Kapolresta Deli Serdang dan Kapolsek Tanjung Morawa
Disdamkarmat Deli Serdang Gelar Sekar, Berikan Edukasi Damkar Kepada Siswa TK IT Ar Royyan Tanjung Morawa
Banjir Setinggi 1,5 Meter Rendam Dua Desa di Deli Serdang, Warga Mengungsi dan Butuh Uluran Tangan
Dugaan Kasus “Tangkap Lepas” Bandar Narkoba di Desa Dalu 10 A Resahkan Warga: Kapolri Dan Kapolda Sumut Didesak Turun Tangan
Gawat! Proyek Perluasan Jalan di Dusun 8 Desa Durian Deli Serdang Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Dinding Parit Keropos dan Mudah Runtuh
Doni Pa’cek (MPC) PP Tewas Ditembak Ditempat Di Tanjung Morawa Istri Korban Minta Polisi Segera Bertindak Dan Pelaku Dihukum Setimpal
Response Cepat Aduan Masyarakat: Kapolresta Deli Serdang Tingkatkan Patroli Pasca Sikat Aksi Balap Liar di Jalur Bandara Kualanamu kecamatan batang kuis.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:22 WIB

Praktisi Tagih Janji Kapolri: Bongkar Dugaan Pabrik Sabu di Beureueh Dua, Jangan Cuma Tangkap Kurir

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:11 WIB

Minggu Kasih, Kapolres Pidie Sambangi Jemaat Kristiani di Sigli, Perkuat Toleransi dan Kerukunan Antarumat Beragama

Rabu, 30 September 2026 - 05:03 WIB

Penertiban Setengah Hati Di Geumpang, Membakar Tenda Rakyat Untuk Menutupi Pembiaran Pemodal Besar

Rabu, 23 September 2026 - 00:05 WIB

Setoran Alat Berat Diduga Jadi Bagian Rantai Tambang Geumpang, Dugaan Kongkalikong Diminta Dibongkar Tuntas

Selasa, 22 September 2026 - 22:59 WIB

Aliansi Pulo Loih Pertanyakan Penegakan Hukum: Mengapa Rakyat Ditertibkan, Sementara Dugaan Setoran dan Tambang Cina Disorot

Selasa, 22 September 2026 - 07:30 WIB

Negara Turun Menertibkan Tambang Geumpang, Tetapi Publik Menunggu Ketegasan yang Sama terhadap Pemodal dan Pengendali Operasi

Selasa, 22 September 2026 - 02:48 WIB

Penertiban Tambang Geumpang Jadi Sorotan: Warga Lokal Terdesak, Dugaan Pemodal Cina dan Asing Dipertanyakan

Selasa, 22 September 2026 - 00:18 WIB

Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja

Berita Terbaru