BANDUNG,ANALISANEWS – Suasana ceria dan penuh kekeluargaan menyelimuti acara reuni Paguyuban Keluarga Orang Madiun di Bandung, yang lebih dikenal dengan nama Kelom Bandung Reborn. Kegiatan tersebut digelar di Saung Lamping, Jl. Pasir Kunci Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Setelah kurang lebih lima tahun vakum, paguyuban yang menjadi wadah silaturahmi warga asal Madiun di Bandung ini kembali aktif. Reuni ini digagas atas usulan anggota melalui grup komunikasi Kelom Bandung dan disepakati sebagai ajang untuk kembali mempertemukan warga Madiun yang berada di Kota Bandung dan sekitarnya.

Sebagai penanggung jawab acara, Ir. S.R. Sinung Baskoro, M.T. menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ikatan persaudaraan di perantauan.
“Alhamdulillah, sedulur-sedulur Madiun punya keterikatan emosi karena satu asal. Sebagai orang yang sama-sama berada di perantauan, semoga kerukunan dan kekeluargaan ini bisa terus terjalin selamanya. Sesuai motto kita, Kelom Bandung Rukun Saklawase, yang artinya rukun selamanya,” ujar Sinung.
Ia berharap, seiring berjalannya waktu, semakin banyak warga Madiun di Bandung yang bergabung dalam paguyuban. “Semoga semakin banyak sedulur Madiun yang bergabung,” tambahnya.
Sejarah Singkat Kelom Bandung
Kelom Bandung pertama kali terbentuk pada 4 Oktober 2011 melalui pertemuan di Rumah Makan Sambel Hejo, Jl. Sukabumi No. 3, Bandung. Sejak saat itu, pertemuan rutin dilaksanakan setiap dua bulan sekali sebagai wadah berbagi informasi, saling membantu, dan menjaga tradisi budaya Madiun di tanah rantau.

Kegiatan paguyuban sempat terhenti akibat pandemi COVID-19. Dengan digelarnya reuni ini, para anggota berharap kegiatan Kelom Bandung dapat kembali berjalan secara berkelanjutan dan semakin solid ke depannya.
Para peserta yang hadir menyambut positif kembalinya paguyuban ini. Mereka berharap Kelom Bandung Reborn tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi sosial, budaya, dan ekonomi bagi warga Madiun di Bandung.
Penutup
Dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan, Kelom Bandung Reborn berkomitmen untuk terus menjadi rumah bagi warga Madiun di perantauan. Acara ditutup dengan ramah tamah dan doa bersama agar paguyuban dapat terus berkembang dan bermanfaat bagi anggotanya. (Ipung)





























