Mahasiswa UGL Diterjunkan ke Wilayah Terdampak Bencana, Perkuat Pemulihan dan Kemandirian Desa di Aceh Tenggara

ANALISA NEWS

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 22:49 WIB

50232 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane — Universitas Gunung Leuser (UGL) Aceh secara resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam sebuah seremoni di Gedung Serbaguna UGL, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian pembekalan yang telah berlangsung sejak 9 April 2026, sekaligus menandai dimulainya pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat.

Pada tahun ini, KKN UGL mengangkat tema “Menciptakan Masyarakat yang Mandiri Pasca Bencana Hidrometeorologi Menuju Aceh Tenggara Hebat”. Tema tersebut disusun sebagai respons atas kondisi sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tenggara, khususnya di Kecamatan Ketambe, yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi seperti banjir dan kerusakan lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Rektor I UGL, Bahrul Ilmi, S.I.P., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa KKN merupakan bagian penting dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Ia menyebutkan bahwa mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk membantu menyelesaikan persoalan nyata di lapangan.

“KKN adalah ruang belajar sekaligus pengabdian. Mahasiswa harus mampu menjadi penghubung antara pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat, serta hadir sebagai bagian dari solusi,” ujarnya.

Ketua Umum Yayasan Pendidikan Gunung Leuser (YPGL), Drs. H. Jamanuddin, M.AP, turut memberikan arahan kepada para peserta. Ia menekankan pentingnya kemampuan adaptasi mahasiswa terhadap kondisi sosial dan budaya setempat, serta mendorong kontribusi aktif dalam mendukung program kemandirian desa.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Ketua Dewan Pembina YPGL yang juga Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M., didampingi Ketua Dewan Pengawas YPGL Drs. H. Syahbudin BP, M.M., beserta jajaran. Kehadiran pimpinan daerah ini menunjukkan dukungan pemerintah terhadap peran perguruan tinggi dalam proses pemulihan pascabencana.

Dalam arahannya, Bupati Aceh Tenggara menyampaikan pesan agar mahasiswa menjaga sikap dan nama baik institusi selama menjalankan tugas di lapangan. Ia juga mendorong mahasiswa untuk memberikan kontribusi yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Mahasiswa harus mampu menjadi duta kampus yang membawa nilai-nilai positif, serta meninggalkan dampak yang dapat dirasakan masyarakat, tidak hanya selama kegiatan berlangsung, tetapi juga setelahnya,” kata Salim Fakhry.

Usai kegiatan pelepasan, para mahasiswa langsung diberangkatkan menuju Kecamatan Ketambe. Setibanya di lokasi, mereka diterima secara resmi di Kantor Camat Ketambe sebelum diserahkan secara administratif ke sepuluh desa yang telah ditetapkan sebagai lokasi KKN.

Selama kurang lebih satu bulan ke depan, mahasiswa akan menjalankan berbagai program kerja yang berfokus pada pemulihan pascabencana, peningkatan kapasitas masyarakat, serta penguatan ekonomi dan sosial desa. Program tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana sekaligus mendorong terciptanya kemandirian yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Universitas Gunung Leuser kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan peran strategis perguruan tinggi sebagai agen perubahan. KKN tidak hanya menjadi agenda akademik tahunan, tetapi juga bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih akibat dampak bencana.

Laporan: Edi Sahputra

Berita Terkait

Team Resmob Sat Reskrim Polres Agara Berhasil Ungkap Kasus Pencurian, Satu Pelaku Diamankan
Transaksi Sabu di Kebun Jagung Digagalkan, Polsek Lawe Sigala-gala Amankan Seorang Pria
Kapolda Aceh Apresiasi Kinerja Polres Aceh Tenggara dalam Penilaian Pelayanan Publik 2025
Pelayanan Prima dan Humanis, Polres Aceh Tenggara Tegaskan Perlindungan Bagi Insan Pers
Di Aceh Tenggara, Pelaku Penyembelihan Ustad Kembali Jadi Sorotan Usai Aniaya Wartawan
Setahun Mengabdi, Kapolres Aceh Tenggara Ukir Prestasi Gemilang: 92 Persen Kasus Tuntas, Narkotika Dihantam Tanpa Ampun
Desa Rikit Bur Satu Jadi Tuan Rumah Wirid Akbar, Angkat Semangat Persatuan dan Keagamaan Warga Kecamatan Bukit Tusam
Sentuhan Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara Hadir Ringankan Duka Korban Kebakaran

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:55 WIB

Usai Ikrar Pemasyarakatan, Lapas Labuhan Ruku Gerak Cepat Lakukan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Tes Urine Petugas dan Warga Binaan

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:02 WIB

Perkuat Komitmen Integritas, Lapas Kelas I Medan Gelar Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:35 WIB

Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Teguhkan Komitmen Zero Halinar melalui Apel Ikrar dan Penguatan Integritas

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:58 WIB

Cimahi Lantik 10 Pejabat, Wali Kota: Jadikan Jabatan untuk Melayani

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:32 WIB

Gerak Cepat Resmob Agara! Pelaku Curanmor yang Resahkan Warga Berhasil Dibekuk dalam Ops Sikat

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:37 WIB

Praperadilan Wartawan Tangkap Maling Malah Dipenjara, Saksi Beri Keterangan Berbelit-Belit, Hakim Ingatkan Pidana 7 Tahun

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:32 WIB

Verzet Menang, Ketua Lpm Rumbai Barat Bebas: Pn Pekanbaru Gugurkan Penuntutan Tipiring

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:24 WIB

Jaga Warisan Leluhur, Lamr Meranti Ajarkan Sastra Budaya Melayu Ke Siswa Man 2 Rangsang Barat

Berita Terbaru