Edi Susanto Harapkan Rehabilitasi Kantor dan Motor Trail Jadi Prioritas UPTD KPH Wilayah VIII Aceh Unit IX Aceh Tenggara

REDAKSI AGARA EDI GAYO

- Redaksi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:52 WIB

5070 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah VIII Aceh Unit IX Aceh Tenggara, Edi Susanto, berharap Pemerintah Aceh melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh memprioritaskan rehabilitasi kantor serta pengadaan sepeda motor trail guna mendukung patroli, perlindungan, dan pengamanan kawasan hutan di Kabupaten Aceh Tenggara.

‎‎Harapan tersebut disampaikan Edi saat ditemui Ketua  DPD LSM WGAB Provinsi Aceh dan Media Analisa News di ruang kerjanya, Selasa (4/8/2026).

‎‎Ia menjelaskan, UPTD KPH Wilayah VIII berkedudukan di Kabupaten Gayo Lues, sedangkan Unit IX Aceh Tenggara bertugas mengelola kawasan hutan di Kabupaten Aceh Tenggara. Seluruh kebutuhan operasional maupun sarana dan prasarana Unit IX diajukan melalui UPTD KPH Wilayah VIII karena tidak mengelola anggaran secara langsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎‎”Seluruh kebutuhan operasional maupun sarana pendukung kami diajukan melalui KPH Wilayah VIII untuk diteruskan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh,” ujar Edi.

‎‎Menurutnya, rehabilitasi kantor menjadi kebutuhan mendesak karena kondisi bangunan mulai mengalami kerusakan. Saat hujan deras, air kerap masuk hingga menggenangi sebagian ruangan dan mengganggu aktivitas pelayanan serta administrasi.

‎‎Selain itu, Edi juga mengusulkan pengadaan sepeda motor trail sebagai kendaraan operasional Polisi Kehutanan (Polhut). Mengingat luasnya kawasan hutan di Aceh Tenggara dengan medan yang berat, kendaraan tersebut dinilai sangat penting untuk mendukung patroli dan pengawasan di lapangan.

‎”Motor trail sangat kami butuhkan karena tidak semua kawasan hutan dapat dijangkau kendaraan biasa. Dengan kendaraan yang memadai, pengawasan akan lebih efektif,” katanya.

‎‎Ketua DPD LSM Wadah Generasi Anak Bangsa (WGAB) Provinsi Aceh, Samsul Bahri, mendukung usulan tersebut. Menurutnya, rehabilitasi kantor dan penyediaan kendaraan operasional merupakan kebutuhan nyata agar petugas dapat menjalankan tugas perlindungan hutan secara maksimal.

‎‎Ia berharap Pemerintah Aceh melalui DLHK Aceh dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan tersebut, mengingat kelestarian hutan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, mencegah bencana, dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

‎Menutup keterangannya, Edi berharap usulan rehabilitasi kantor dan pengadaan motor trail dapat menjadi prioritas Pemerintah Aceh sehingga pelayanan, perlindungan, dan pengawasan kawasan hutan di Aceh Tenggara semakin optimal.

‎”Kami optimistis dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, kinerja pengelolaan dan pengamanan kawasan hutan di Aceh Tenggara akan semakin baik,” tutup Edi Susanto.

( Akbar )

Berita Terkait

Malam Hari, Polsek Lawe Sigala-gala Gelar Razia KRYD, Cegah Gangguan Kamtibmas
Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 56 Perkara di Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara
Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 56 Perkara di Kejaksaan Negeri
Banjir Susulan Terjang Desa Kuning I, Polsek Bambel Respon Cepat Amankan Jalur Nasional
Angin Kencang Disertai Hujan Deras, Plafon IGD RSUD Kutacane Ambruk
Kasat Binmas Aceh Tenggara menjadi Pembina Upacara, Pesan Jauhi Narkoba dan Knalpot Brong serta Siswa Bijak Bermedia Sosial
Strong Point Pagi Hari, Personel Polres Aceh Tenggara Perkuat Pengaturan Lalu Lintas di Titik Rawan
Polres Aceh Tenggara Tingkatkan Kesiapsiagaan, Hadapi Potensi Bencana dengan Respons Cepat

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 00:05 WIB

Setoran Alat Berat Diduga Jadi Bagian Rantai Tambang Geumpang, Dugaan Kongkalikong Diminta Dibongkar Tuntas

Selasa, 22 September 2026 - 07:30 WIB

Negara Turun Menertibkan Tambang Geumpang, Tetapi Publik Menunggu Ketegasan yang Sama terhadap Pemodal dan Pengendali Operasi

Selasa, 22 September 2026 - 02:48 WIB

Penertiban Tambang Geumpang Jadi Sorotan: Warga Lokal Terdesak, Dugaan Pemodal Cina dan Asing Dipertanyakan

Selasa, 22 September 2026 - 00:18 WIB

Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja

Senin, 21 September 2026 - 05:53 WIB

133 Alat Berat Disebut Masih Bergerak di Geumpang, Setelah Ultimatum 23 Juli 2026 Penertiban Kembali Dipertanyakan

Minggu, 20 September 2026 - 02:41 WIB

Warganet Pertanyakan Tambang Ilegal Aceh, Penertiban Dinilai Perlu Menyasar Pemodal dan Pemilik Alat Berat

Sabtu, 19 September 2026 - 23:57 WIB

Tambang Ilegal Geumpang Kembali Disorot, Warganet Singgung Wakil Bupati, APW dan LLA Desak Aktor Utama Dibongkar

Selasa, 15 September 2026 - 02:17 WIB

Tambang Emas Ilegal Geumpang Pidie Diduga Tak Tersentuh Pengawasan, Alat Berat Terus Beroperasi, LLA Akan Laporkan ke Polda Aceh

Berita Terbaru