Awas, Kursi Direksi PDAM Bandung Terancam Jadi Arena KKN!

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:34 WIB

50233 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Yadi Suryadi (Ketua Aliansi Pemuda Anti Korupsi Jabar)

Analisanews.id,Bandung,- Proses seleksi terbuka (open bidding) untuk kursi Direksi PDAM Tirtawening Kota Bandung kini tengah menjadi sorotan tajam. Sebagai salah satu BUMD dengan aset dan perputaran uang terbesar di Kota Bandung, suksesi kepemimpinan di Tirtawening bukan sekadar urusan teknis manajerial, melainkan pertaruhan integritas Pemerintah Kota Bandung di mata publik.

Aliansi Pemuda Anti Korupsi (APAK) Jawa Barat mencium aroma pragmatisme yang kuat jika proses ini hanya berjalan di atas kertas formalitas. Kami mengingatkan dengan keras: PDAM bukan tempat ‘parkir’ bagi mereka yang berjasa secara politik, bukan pula ‘ATM’ bagi kepentingan kelompok tertentu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara historis, jabatan direksi BUMD di Indonesia seringkali terjebak dalam pusaran Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN). Ada tiga indikasi kuat yang harus diwaspadai publik dalam open bidding kali ini:

Kandidat “Boneka” dan Pengkondisian Skor: Kami mengkhawatirkan adanya calon-calon pendamping yang sengaja dihadirkan hanya untuk menggugurkan syarat administratif, sementara “pemenang” sebenarnya sudah dikantongi sebelum tes dimulai.

Intervensi Invisible Hand: Seleksi ini melibatkan Panitia Seleksi (Pansel) yang dipimpin oleh Sekda. Pertanyaannya, sejauh mana Pansel mampu menjaga jarak dari tekanan elit politik atau pengusaha besar yang mengincar proyek-proyek infrastruktur air di Bandung?​

Rekam Jejak yang Diputihkan: Kami menuntut transparansi total. Jangan sampai ada kandidat yang memiliki catatan merah dalam pengelolaan keuangan di tempat sebelumnya, namun lolos karena kedekatan personal dengan pengambil kebijakan.

Sekda Kota Bandung dan Walikota adalah pemegang otoritas tertinggi dalam menentukan wajah PDAM ke depan. Jika mereka membiarkan proses ini disusupi oleh kepentingan transaksional, maka mereka sedang menanam bom waktu.

Idealitas Pansel tidak boleh hanya diukur dari lancarnya tahapan tes, tapi dari keberanian mereka untuk menggugurkan kandidat yang paling kompeten secara teknis sekalipun, jika terbukti cacat secara integritas. Kami menantang Walikota Bandung: Beranikah Anda memilih figur yang benar-benar independen dan berani memutus rantai mafia proyek di internal PDAM? Atau Anda justru terjebak dalam komitmen politik yang merugikan rakyat?​

Kami di Aliansi Pemuda Anti Korupsi (APAK) Jabar akan mengawal proses ini hingga pelantikan. Kami tidak akan ragu untuk:

Melakukan penelusuran mandiri (independent background check) terhadap setiap nama yang masuk dalam 3 besar.

Melaporkan ke Ombudsman atau KPK jika ditemukan kejanggalan prosedur atau indikasi suap dalam proses seleksi.

Menyerukan mosi tidak percaya jika Direktur terpilih nantinya terbukti memiliki rekam jejak yang berafiliasi dengan kekuatan politik tertentu.

Open bidding ini adalah ujian bagi integritas kepemimpinan Kota Bandung. Jangan sampai polemik ini berkepanjangan hanya karena Pansel bermain api dengan aturan. Rakyat Bandung butuh air bersih yang terjangkau dan lancar, bukan Direktur yang hanya pandai menyenangkan atasan tapi buta terhadap penderitaan pelanggan.

Jangan jadikan seleksi ini sebagai drama teatrikal untuk melegitimasi kepentingan kroni!**

Berita Terkait

Hanura Jabar Akselerasi Konsolidasi, Target Lolos Pemilu 2029
APAK Desak DPRD Bandung Berantas Korupsi, Bukan Jadi ‘Backing
Independensi APAK terhadap korupsi
“Pengawasan DPRD Jabar: Jembatan Komunikasi antara Wakil Rakyat dan Warga”
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
The Changing Face of America: How Demographic Shifts are Reshaping the Nation

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Kaukus Nusantara Desak Pemekaran ALA dan ABAS Jadi Solusi Jaga Keutuhan NKRI Pasca-Kericuhan di Aceh

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Banda Aceh Darurat Pelanggaran Syariat? Ketegasan Penegakan Hukum Dipertanyakan

Senin, 27 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pratu Galuh Nugraha, Personel Subdenpom IM/1 Bireuen

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:54 WIB

Bea Cukai Aceh Gagalkan Dugaan Penyelundupan 2,9 Kg Emas ke Malaysia

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:37 WIB

Yahdi Hasan Ajak Ayah Antar Anak ke Sekolah: Langkah Sederhana yang Menentukan Masa Depan Generasi Aceh

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:42 WIB

Pastikan Struktur Enang-Enang Diperkuat, Kaposwil Satgas PRR Aceh: Boleh tapi Keselamatan Warga di Atas Segalanya

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:41 WIB

Utang Pemko Banda Aceh Disorot, Warga Tagih Janji Politik Illiza-Afdhal Soal Air Bersih dan Pendidikan Gratis

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:47 WIB

Pasca-Penerbitan SP3, Tim Kuasa Hukum Muhammad Amin dkk Layangkan Somasi Terbuka Terkait Dugaan ‘Trial by the Press’

Berita Terbaru