Kutacane – Upacara peringatan Hari Jadi ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara berlangsung khidmat di Lapangan Ahmad Yani, Kutacane, Jumat (26/6/2026). Acara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, dengan diikuti jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, para tokoh pendiri, mahasiswa, pelajar, hingga organisasi masyarakat.
Peringatan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah dan masyarakat Aceh Tenggara dalam mengenang sejarah panjang perjuangan pendiri daerah, sekaligus memperkuat tekad bersama melanjutkan pembangunan. Dalam sambutannya, Bupati Salim Fakhry menegaskan, perjalanan 52 tahun bukan hanya soal usia, melainkan refleksi atas kerja keras serta dedikasi bertahun-tahun yang diwujudkan para pendahulu dan seluruh pemangku kepentingan.
Ia menegaskan, semangat perjuangan yang telah diwariskan generasi terdahulu harus terus dijaga sebagai pendorong agar pembangunan Aceh Tenggara semakin maju dan memberi manfaat luas bagi masyarakat. “Semoga Aceh Tenggara semakin maju, semakin kokoh dalam pembangunan, serta mampu mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” ujar Bupati dalam pidatonya.
Sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri, pemerintah daerah menyerahkan bingkisan kepada tokoh-tokoh yang masih hidup. Selain itu, pada momen peringatan tahun ini, bantuan sosial turut diberikan kepada 100 orang lanjut usia serta alat bantu untuk penyandang disabilitas sebagai wujud komitmen pemerintah dalam menjaga solidaritas sosial dan memberi perhatian terhadap kelompok rentan.
Upacara Hari Jadi ke-52 Aceh Tenggara juga diisi dengan kegiatan ziarah ke makam para pejuang pendiri daerah, sebagai ungkapan terima kasih atas jasa dan pengorbanan mereka. Selepas upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Paripurna DPRK Aceh Tenggara yang juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi tahun ini.
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Aceh Tenggara, Wakil Ketua II DPR Aceh, Kepala Dinas Sosial Aceh, Asisten Administrasi Umum mewakili Bupati Gayo Lues, sejumlah pejabat Eselon II dan III, mantan Bupati dan Wakil Bupati, serta para pemangku kepentingan dari berbagai organisasi di Aceh Tenggara.
Peringatan hari jadi kali ini diharapkan mampu memperkuat persatuan, meningkatkan semangat gotong royong, sekaligus mendorong percepatan pembangunan menuju Aceh Tenggara yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
(Edi Sahputra)

































