Medan — Program Studi Magister Ilmu Hukum (MIH) Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan pelatihan penulisan karya ilmiah dengan mengusung semangat peningkatan kualitas akademik dan penguatan orisinalitas karya ilmiah mahasiswa. Kegiatan ini ditujukan untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman dan keterampilan dalam menghasilkan tesis maupun artikel jurnal ilmiah yang berkualitas, berintegritas, dan memiliki tingkat orisinalitas yang tinggi.

Kegiatan yang dilaksanakan secara hibrida, yakni secara daring dan luring, tersebut diikuti dengan antusias oleh mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Hukum USU. Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan secara daring, sementara 11 peserta hadir secara langsung di lokasi kegiatan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum USU, Dr. Mahmud Mulyadi, S.H., M.Hum., serta Sekretaris Program Studi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum USU, Ibu Dr. Rosmalinda, S.H., LL.M.
Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Dr. Mahmud Mulyadi, S.H., M.Hum. menekankan pentingnya pelatihan penulisan karya ilmiah bagi mahasiswa Magister Ilmu Hukum. Menurutnya, kemampuan menyusun karya ilmiah merupakan bagian penting dalam menunjang keberhasilan studi mahasiswa, terutama karena tesis dan publikasi ilmiah menjadi salah satu luaran akademik yang harus dipenuhi dalam proses pendidikan pada jenjang magister.

“Kegiatan ini penting untuk diikuti karena materi yang disampaikan sangat bermanfaat dalam melatih mahasiswa agar semakin mahir menyusun tesis dan jurnal ilmiah sebagai bagian dari luaran wajib studi,” ujar Dr. Mahmud dalam amanatnya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis mahasiswa dalam menulis, tetapi juga membangun kesadaran mengenai pentingnya integritas akademik dalam setiap karya ilmiah yang dihasilkan.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber yang memiliki pengalaman di bidang akademik dan penulisan ilmiah. Narasumber pertama, Dr. Syarifah Lisa Andriati, S.H., M.Hum., memberikan materi mengenai aspek penting dalam penyusunan karya ilmiah, khususnya yang berkaitan dengan etika akademik, integritas, serta tanggung jawab penulis dalam menghasilkan karya yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Dalam pemaparannya, ditekankan bahwa etikabilitas dan moralitas merupakan fondasi utama dalam penulisan karya ilmiah, baik tesis maupun artikel jurnal. Penulis tidak hanya dituntut mampu menyusun argumentasi dan melakukan analisis secara akademis, tetapi juga harus menjunjung tinggi kejujuran, integritas, dan etika dalam menggunakan sumber maupun mengembangkan gagasan.
Praktik plagiarisme, misalnya, tidak hanya merupakan persoalan teknis dalam penulisan, tetapi dapat menjadi persoalan serius yang berdampak terhadap kredibilitas mahasiswa maupun institusi pendidikan. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memahami bahwa setiap karya ilmiah harus lahir dari proses akademik yang jujur, bertanggung jawab, dan menghormati karya intelektual pihak lain.
Sementara itu, narasumber kedua, Fahrizal S. Siagian, S.H., M.H., yang merupakan alumni Program Studi Magister Ilmu Hukum USU, penerima pendanaan DRTPM Kemendikbudristek Tahun 2024, sekaligus mahasiswa Program Studi Doktor (S3) Ilmu Hukum USU, menekankan pentingnya orisinalitas sebagai salah satu indikator kualitas karya ilmiah.
Menurut Fahrizal, orisinalitas tidak semata-mata dimaknai sebagai ketiadaan plagiarisme, tetapi juga menyangkut kemampuan mahasiswa dalam membangun gagasan, melakukan analisis, mengembangkan argumentasi, serta menghadirkan kontribusi pemikiran yang memiliki nilai akademik.
“Orisinalitas menjadi bagian penting dalam membangun kualitas pendidikan akademik. Mahasiswa tidak cukup hanya mampu mengumpulkan dan mengutip berbagai sumber, tetapi harus mampu mengolah sumber tersebut menjadi suatu argumentasi dan pemikiran yang memiliki kontribusi ilmiah,” jelas Fahrizal dalam pemaparannya.
Ia juga mengingatkan bahwa kualitas karya ilmiah pada akhirnya turut mencerminkan kualitas proses pendidikan di lingkungan perguruan tinggi. Karena itu, mahasiswa Magister Ilmu Hukum USU diharapkan mampu menghasilkan karya yang tidak hanya memenuhi persyaratan akademik, tetapi juga menunjukkan karakter intelektual, integritas, dan tanggung jawab sebagai insan akademik.
Pelatihan berlangsung secara interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan selama sesi diskusi. Peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperdalam pemahaman mengenai teknik penulisan, orisinalitas karya ilmiah, etika akademik, serta berbagai persoalan yang dihadapi dalam penyusunan tesis dan artikel jurnal.
Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Program Studi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum USU dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas akademik mahasiswa. Penguatan kemampuan menulis karya ilmiah dinilai penting untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tuntutan akademik sekaligus mendorong lahirnya karya-karya ilmiah yang berkualitas dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu hukum.
Dengan terselenggaranya pelatihan tersebut, Program Studi Magister Ilmu Hukum USU berharap mahasiswa semakin memiliki pemahaman yang kuat mengenai pentingnya integritas, etika, orisinalitas, dan kualitas argumentasi dalam setiap karya ilmiah yang dihasilkan.
Kegiatan berlangsung dengan baik dan mendapat respons positif dari para peserta. Melalui kegiatan serupa yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan budaya akademik yang menjunjung tinggi integritas dan orisinalitas semakin kuat di lingkungan Program Studi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara. (Red)


































