
ACEH TENGGARA — Upaya membangun keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus dilakukan Polres Aceh Tenggara dengan mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi langsung bersama masyarakat.
Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Subuh Keliling dan Jumat Curhat yang dilaksanakan Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo, S.H., S.I.K., CPHR., CBA., bersama Forkopimda, para ulama, Pejabat Utama (PJU), personel Polres, serta masyarakat di Masjid Ar-Rahman, Desa Semadam Awal, Kecamatan Semadam, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan diawali dengan salat Subuh berjamaah. Usai salat, Kapolres bersama jajaran memanfaatkan momentum tersebut untuk bersilaturahmi dan berdialog langsung dengan masyarakat melalui program Jumat Curhat.
Dalam dialog tersebut, warga diberikan kesempatan menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, maupun persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan kondisi sosial di lingkungan mereka.
Kapolres Aceh Tenggara mengatakan, kedekatan dengan masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas kepolisian. Menurutnya, komunikasi langsung menjadi salah satu cara untuk mengetahui persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus mencari solusi bersama.
«“Kami ingin terus hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung apa yang menjadi harapan dan keluhan warga. Dari komunikasi seperti ini, kita bisa bersama-sama mencari solusi dan menjaga keamanan lingkungan,” ujar Kapolres.»
Ia juga mengajak masyarakat, ulama, tokoh daerah, serta seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan. Masyarakat diingatkan agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu konflik maupun perpecahan.
Kehadiran Forkopimda dan para ulama dalam kegiatan tersebut turut memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan daerah. Sebab, menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Melalui kegiatan Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Polres Aceh Tenggara terus membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat. Pendekatan dari masjid ke masjid tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga Bumi Metuah Sepakat Segenep tetap aman, damai, dan kondusif.***































