ACEH TENGGARA — Civitas akademika Universitas Gunung Leuser (UGL) resmi membuka kegiatan Pembinaan Akademik dan Karakter Mahasiswa Baru (PAKARMARU) Tahun 2026. Sebanyak 700 calon mahasiswa baru mengikuti pembukaan kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna UGL, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan orientasi mahasiswa baru tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Agustus 2026, sebagai bagian dari proses pembekalan sekaligus pengenalan kehidupan akademik, organisasi, lingkungan fakultas, serta pembentukan karakter mahasiswa.
Pembukaan PAKARMARU UGL 2026 turut dihadiri Rektor UGL Dr. H. Indra Utama, M.Pd., Ketua Umum Yayasan Pendidikan Gunung Leuser (YPGL) Drs. H. Jamanuddin, M.AP., Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Tenggara Yusrizal, S.T., M.T., serta unsur pimpinan yayasan, rektorat dan fakultas.
Ketua Panitia PAKARMARU UGL 2026, Heri Wira, S.Pd., M.Hum., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai wadah pembekalan agar mahasiswa baru mampu beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi secara optimal.
“PAKARMARU menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus mempersiapkan diri memasuki dunia perkuliahan,” demikian pokok penyampaian panitia.Rangkaian kegiatan dibagi dalam tiga agenda utama. Hari pertama, Kamis (20/8), mahasiswa baru diperkenalkan dengan unsur pimpinan universitas dan jajaran rektorat.
Selanjutnya, hari kedua, Jumat (21/8), diisi dengan pengenalan berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sebagai ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat, bakat, kreativitas dan kemampuan berorganisasi.
Sementara hari ketiga, Sabtu (22/8), mahasiswa baru akan diperkenalkan dengan lingkungan fakultas, program studi serta jajaran dosen pengampu.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan prosesi adat peusijuk sebagai simbol penerimaan mahasiswa baru menjadi bagian dari keluarga besar UGL.
Rektor Tekankan Perubahan Pola Pikir
Rektor UGL Dr. H. Indra Utama, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya perubahan pola pikir dari seorang siswa menjadi mahasiswa.
Menurutnya, kehidupan perguruan tinggi tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian akademik. Mahasiswa juga dituntut mampu mengembangkan kepemimpinan, keterampilan, tanggung jawab serta integritas moral.
Ia mendorong mahasiswa baru untuk memanfaatkan masa perkuliahan dengan sebaik-baiknya agar tidak hanya menjadi lulusan yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kompetensi yang mampu menjawab tantangan masa depan.
Sementara itu, Ketua Umum YPGL Drs. H. Jamanuddin, M.AP., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat serta para orang tua yang telah memberikan kepercayaan kepada UGL sebagai tempat melanjutkan pendidikan putra-putri mereka.
Pihak yayasan, kata dia, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sarana, prasarana dan fasilitas penunjang pembelajaran guna menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman dan mendukung proses akademik mahasiswa.
Sekda: Mahasiswa Harus Siap Bangun Daerah
Apresiasi juga disampaikan Sekda Aceh Tenggara Yusrizal, S.T., M.T. terhadap kontribusi UGL dalam mencetak sumber daya manusia di Kabupaten Aceh Tenggara.
Ia berharap mahasiswa baru tidak hanya mengejar gelar akademik, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas, inovasi dan kepedulian terhadap daerah.
“Mahasiswa merupakan bagian penting dari generasi penerus. Karena itu, mereka harus mempersiapkan diri dengan ilmu, keterampilan dan karakter agar kelak mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Aceh Tenggara,” menjadi pesan utama dalam sambutannya.
Pembukaan PAKARMARU UGL 2026 berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Ratusan mahasiswa baru tampak siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga hari terakhir.
Prosesi peusijuk pada Sabtu (22/8/2026) nantinya menjadi salah satu momen penting sekaligus simbol resminya mahasiswa baru diterima sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Gunung Leuser.
UGL — Mencetak Generasi Berilmu, Berkarakter, Berintegritas dan Siap Membangun Daerah.
( DENI AFFALDI )































