Nobar Piala Dunia, Upaya Polres Aceh Tenggara Rajut Keakraban dengan Warga

ANALISA NEWS

- Redaksi

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:19 WIB

50172 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Suasana Kota Kutacane di Aceh Tenggara menjelang pelaksanaan ajang sepak bola terbesar dunia tampak lebih semarak dari biasanya. Tahun ini, euforia Piala Dunia 2026 tak hanya terasa dari sorak-sorai di tiap sudut kafe atau rumah-rumah warga. Kepolisian Resor Aceh Tenggara, di bawah komando AKBP Yulhendri, menangkap geliat antusias masyarakat tersebut dengan cara berbeda: menghadirkan momentum kebersamaan melalui gelaran nonton bareng (nobar) di Gedung 38 Setia, jantung kota yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra kegiatan masyarakat.

Langkah menghadirkan fasilitas nobar ini bukan sekadar upaya meramaikan pergelaran sepak bola, melainkan bagian dari pendekatan humanis Polri untuk merengkuh lebih erat lapisan masyarakat. Selama ini, sepak bola memang memiliki magnet tersendiri di tengah warga Kutacane, dari kalangan muda hingga tua, tanpa memandang latar belakang sosial. Semangat serupa yang hendak direkatkan oleh Polres Aceh Tenggara—memberi wadah berkumpul yang aman dan nyaman, sekaligus memupuk komunikasi yang lebih baik antara polisi dan masyarakat.

Gedung 38 Setia, yang dipilih sebagai lokasi nobar, disulap menjadi ruang publik yang ramah bagi siapa saja. Layar besar dan sistem suara berkualitas dihadirkan untuk memastikan setiap gol, setiap sorakan, dan setiap detik ketegangan pertandingan bisa dinikmati bersama. Petugas kepolisian juga bersiaga memberikan kenyamanan dan rasa aman sepanjang pertandingan berlangsung, memastikan kegiatan berlangsung kondusif tanpa kekhawatiran mengenai keamanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di balik konsep nobar yang sederhana, terdapat muatan nilai yang besar. AKBP Yulhendri menekankan pentingnya momentum seperti ini dalam mempererat kebersamaan, persatuan, serta menciptakan komunikasi yang lebih harmonis antara jajaran kepolisian dan warga. Pendekatan semacam ini sekaligus menjadi cerminan perubahan paradigma pengayoman Polri: hadir bukan hanya saat penegakan hukum, tetapi juga menjadi bagian pemersatu masyarakat dalam peristiwa sosial dan hiburan. Harapannya, konsep ini dapat memecah jarak psikologis yang kadang masih terasa antara masyarakat dengan aparat.

Fakta di lapangan menunjukkan, respons masyarakat terhadap inisiatif Polres Aceh Tenggara sangatlah positif. Banyak warga, seperti Sutrisno (42), menilai bahwa menghadiri nobar di Gedung 38 Setia memberi pengalaman berbeda—lebih seru, lebih meriah, dan mempertemukan banyak kawan sebaya yang memiliki kecintaan sama pada sepak bola. Ornamen-ornamen sederhana seperti bendera tim nasional dan atribut Piala Dunia turut menghias ruangan, membangkitkan semangat kompetisi yang sportif. Ada sukacita yang terasa kolektif, tawa dan canda anak-anak hingga orang tua yang larut dalam semangat mendukung tim favorit.

Bagi beberapa tokoh masyarakat, langkah ini justru dianggap sebagai angin segar. Kegiatan menghimpun massa seperti ini, menurut mereka, sebaiknya menjadi tradisi pada momentum penting lain di masa mendatang. Selain menghidupkan ruang publik yang sehat, kehadiran polisi yang membaur dengan masyarakat dalam suasana riang dapat membangun kepercayaan dan mengikis sekat-sekat yang mungkin pernah ada.

Di sisi lain, Polres Aceh Tenggara memandang kegiatan ini sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan sosial. Pelibatan masyarakat dalam kegiatan bersama menjadi aset penting dalam menjaga Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat). Selain mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan sportivitas selama laga berlangsung, Polres juga memberi ruang bagi dialog informal antara petugas keamanan dan masyarakat. Lewat obrolan ringan selama rehat pertandingan, sering lahir harapan-harapan kecil yang menyiratkan kebutuhan nyata masyarakat terhadap kehadiran polisi sebagai sahabat, bukan sekadar penegak hukum.

Di tengah gegap gempita Piala Dunia 2026, Gedung 38 Setia di Kutacane pun semakin sering menjadi saksi kehangatan interaksi di antara warga. Bagi Polres Aceh Tenggara, inisiatif ini diprediksi menjadi ajang strategis mempererat kedekatan, memupuk rasa saling percaya, dan menghadirkan kegembiraan kolektif. Keramaian di setiap sesi nobar bukan semata-mata euforia sepak bola, tetapi juga perayaan kebersamaan di atas perbedaan. Hingga akhir turnamen mendatang, harapan itulah yang ingin terus dijaga: masyarakat Kutacane tidak hanya larut dalam pesta sepak bola dunia, melainkan turut merawat harmoni dengan Polri untuk kehidupan sosial yang lebih solid ke depan. )RED)

Berita Terkait

Ada Apa dengan Kematian Cepat Ishak Alias Ical Setelah Diamankan Tim Gabungan Lapas dan Polres, Standar Penanganan Medisnya Dipertanyakan
Polisi Bersama Masyarakat, Polres Aceh Tenggara Sentuh Hati Penghuni Rutan Lewat Siraman Rohani
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Seorang Perempuan dengan 34 Paket Sabu
Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas, Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Sambangi Masyarakat Desa Pulonas
HUT Golkar ke-62, Ketua DPD II Aceh Tenggara Sebut, Golkar Harus Dirasakan Masyarakat
Kapolres Aceh Tenggara diwakili oleh Wakapolres Bersama Forkopimda Hadiri Pelantikan Pengurus Cabang PGRI Periode 2024–2029
BUPATI ACEH TENGGARA LANTIK 16 KETUA CABANG PGRI PERIODE 2024–2029, DORONG PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN
Sambut Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Aceh Tenggara Gelar Donor Darah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Kuasa Hukum Sebut Harga Lelang Tak Wajar, Kasus Gugatan PMH Terus Berlanjut

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:04 WIB

UPT Pemasyarakatan se-Tanjung Gusta Medan Bersinergi Melaksanakan Penanaman Pohon: Lapas Kelas I Medan Lanjutkan Aksi dengan Panen Jagung

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Doa dan Kebersamaan di Sela Rutinitas Puasa Senin-Kamis Masjid Jamik Kebun Bunga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Rutan Tanjung Pura Kembangkan Lahan Adaptif Cuaca

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:29 WIB

Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Puluhan Hektare Galian C di Cibarusah Disorot, GANAS Minta Legalitas dan Dokumen Lingkungan Diaudit

Berita Terbaru

GAYO LUES

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Minggu, 25 Okt 2026 - 11:42 WIB