KUTACANE | Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Bupati Aceh Tenggara, H. M Salim Fakhry, turun langsung ke lapangan untuk meninjau penyaluran Bantuan Presiden (Banpres) meugang di Desa Kuning I, Kecamatan Bambel. Bantuan berupa daging meugang ini disalurkan kepada 5.000 kepala keluarga yang tersebar di 14 kecamatan dan 113 desa terdampak di wilayah Aceh Tenggara. Kehadiran Bupati di tengah masyarakat menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Aceh Tenggara. Ia berharap agar Presiden selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin bangsa. Bantuan daging meugang ini dinilai sangat membantu masyarakat, terutama dalam menghadapi hari-hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, di mana kebutuhan bahan pokok cenderung meningkat.

Ketua DPRK Aceh Tenggara, Deni Febrian Roza, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), juga turut hadir dan menyampaikan terima kasih atas penyaluran bantuan yang telah dilakukan sebanyak dua kali, yakni menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Bantuan tersebut dinilai sangat meringankan beban masyarakat, khususnya mereka yang terdampak bencana dan kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Apresiasi serupa juga disampaikan oleh tokoh masyarakat, Rasyid Reda, yang mengucapkan terima kasih kepada Presiden dan Gubernur melalui Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat.
Selain meninjau penyaluran bantuan, Bupati juga memastikan ketersediaan bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Aceh Tenggara tetap aman dan terpenuhi. Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, harga bahan pokok terpantau stabil dan pasokan BBM dalam kondisi cukup. Hal ini menjadi perhatian penting pemerintah daerah agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa kekhawatiran akan kelangkaan kebutuhan pokok.

Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri, Dandim 0108/Agara, Letkol Czi Arya Murdyantoro, menyatakan pihaknya akan memperkuat sinergi pengamanan dengan menempatkan personel di titik-titik strategis, seperti lokasi rekreasi dan pusat keramaian. Langkah ini diambil guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama masa libur lebaran. Sementara itu, Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, menegaskan bahwa melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah Tahun 2026 serta sinergi lintas sektoral, pihaknya siap melaksanakan pengamanan dan pengawasan secara optimal. Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang dan selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Penyaluran Banpres meugang ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh Tenggara, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat. Pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas harga, ketersediaan bahan pokok, serta keamanan wilayah demi terciptanya suasana Idul Fitri yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan bagi seluruh warga.
Laporan Edi Sahfutra






















