APAK Soroti Anggaran Rp 30 Miliar “Pancawaluya”, Aliansi Pemuda Anti Korupsi: Disdik Jabar Harus Transparan!

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:15 WIB

50160 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung,Analisanews, -– Aliansi Pemuda Anti Korupsi mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat untuk membuka secara terang-benderang rincian penggunaan anggaran senilai Rp 30 miliar dalam acara Anugerah Gapura Pancawaluya 2025. Anggaran yang bersumber dari APBD tersebut dinilai fantastis untuk kegiatan yang berlangsung dalam waktu singkat.

Ketua Aliansi Pemuda Anti Korupsi, Yadi Suryadi, menyatakan dukungannya terhadap kritik yang sebelumnya dilontarkan anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKB, Maulana Yusuf. Menurut Yadi, pernyataan anggota dewan tersebut harus menjadi pintu masuk bagi publik untuk mengawal akuntabilitas keuangan daerah.

“Pernyataan saudara Maulana Yusuf di media massa harus kita sepakati sebagai bentuk fungsi pengawasan. Jangan sampai muncul persepsi liar di masyarakat. Karena ini menyangkut uang rakyat yang jumlahnya tidak sedikit, yakni Rp 30 miliar untuk agenda satu hari,” ujar Yadi dalam keterangannya kepada Poros Media, Jumat (2/1/2026) di Kediamannya Desa Sukapura, Bandung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yadi menilai, selain besaran angka, teknis penilaian penghargaan terhadap sekolah-sekolah dalam ajang tersebut juga masih menyisakan tanda tanya besar. Ia mempertanyakan indikator objektif yang digunakan sehingga memerlukan biaya yang begitu besar.

“Penghargaan kepada sekolah itu tolok ukurnya apa? Apakah anggaran tersebut sudah terencana di Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Disdik atau melalui mekanisme hibah? Transparansi ini sangat krusial agar tidak ada penilaian yang menggiring opini negatif,” tegasnya.

Ia juga memperingatkan agar niat baik Gubernur Jawa Barat dalam memajukan nilai-nilai karakter tidak justru menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan akibat tata kelola anggaran yang dianggap kurang wajar.

Lebih lanjut, Yadi meminta Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk tidak bungkam dan segera memberikan penjelasan rinci ke hadapan publik. Hal ini penting untuk menjaga integritas pemerintah provinsi yang saat ini sedang gencar melakukan pembenahan menuju “Jabar Istimewa”.

“Kepala Dinas Pendidikan jangan diam. Harus berani menjelaskan agar program Gubernur ini tidak dianggap sebagai pemborosan anggaran semata di tengah masa evaluasi dan pertumbuhan tata pemerintahan Jabar. Publik berhak tahu ke mana setiap rupiah itu mengalir,” pungkas Yadi.

Sebelumnya, polemik ini mencuat setelah pelaksanaan Anugerah Gapura Pancawaluya pada 30 Desember 2025 lalu menuai kritik dari kalangan legislatif yang menganggap durasi persiapan program tidak sebanding dengan besarnya anggaran yang digelontorkan.**

Berita Terkait

Peringatan HUT ke-81 RI di Dago: DRP Little Project Dorong Pemkot Bandung Akselerasi Potensi Komunitas dan Reformasi Kebudayaan
Bogalakon Gelar Bendera Merah Putih Raksasa di Pasupati, Gaungkan Persaudaraan Bandung
SBNI Jawa Barat Kritik Gaya Gubernur Dedi Mulyadi Saat Sidak di Jalan Suci, Desak Tegakkan Etik Pejabat Publik
SBNI Soroti Lemahnya Pengawasan Lingkungan di Bandung, Dorong Evaluasi dan Penegakan Hukum Tegas
M Farhan menyampaikan selamat atas terselenggaranya event dBestO Family Run.
KOPERASI BERDAYA, INDONESIA BERJAYA: DEKOPIN DORONG UMKM DAN KOPERASI JADI PILAR EKONOMI RAKYAT
Razia KRYD Polrestabes Bandung Sasar Knalpot Brong dan Pelanggaran Lalu Lintas
Gol Tunggal Uilliam Barros Bawa PERSIB Tundukkan Arema FC 1-0 di Laga Pembuka Piala Presiden 2026

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Dukung Ketahanan Pangan,Polsek Simpang Empat Hadiri Panen Jagung BUMDes di Desa Nangbelawan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Pemkab Karo Tampung Aspirasi Warga Semangat Gunung Soal Jalan dan Keamanan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Bulog Karo Pastikan Stok Pangan Aman, Penyaluran Terus Berjalan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional,Polres Karo Gelar Tanam Bawang Putih di Desa Barusjahe

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Kapolres Karo Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Lapangan Samura Kabanjahe

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Bupati Karo Bersama Forkopimda Tinjau Kembali Penanganan Pasien Dugaan Keracunan MBG di RS Efarina Etaham

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Ratusan Siswa/i SMA Negeri 1 Berastagi Dilarikan Ke Rumah Sakit,Diduga Keracunan MBG

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:36 WIB

‎Pemkab Karo ‎Perkuat Sistem Merit Ekspose Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat

Berita Terbaru