Puluhan Ton Bantuan Pangan Didistribusikan ke Wilayah Terpencil Terdampak Bencana di Aceh Tengah dan Bener Meriah

ANALISA NEWS

- Redaksi

Rabu, 24 Desember 2025 - 01:30 WIB

50253 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGAH  — Kementerian Pertanian bekerja sama dengan TNI menyalurkan puluhan ton bantuan pangan untuk masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah. Distribusi bantuan dilakukan melalui jalur darat menggunakan sepeda motor trail guna menjangkau kawasan yang terisolasi akibat kondisi medan yang sulit dilalui kendaraan roda empat.

Sebanyak 10 ton beras didistribusikan oleh 100 personel TNI dari Korem 011/Lilawangsa. Setiap prajurit membawa sekitar 25 kilogram beras yang kemudian disalurkan ke desa-desa yang terdampak langsung oleh banjir dan longsor. Jalur alternatif melalui kawasan Kertas Kraf Aceh dipilih sebagai rute utama guna memastikan seluruh bantuan dapat tiba tepat sasaran.

Distribusi bantuan ini ditargetkan tuntas dalam waktu dua hari. Fokus utama diarahkan ke wilayah-wilayah yang hingga kini masih kesulitan mengakses pasokan logistik dasar karena kerusakan infrastruktur dan medan terjal di pedalaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, pemulihan pascabencana juga terus dilakukan di wilayah lain yang terdampak, salah satunya di Kabupaten Aceh Tamiang. Fokus pembersihan saat ini tertuju pada area Pesantren Darul Mukhlisin yang berlokasi di Desa Tanjung Karang.

Tumpukan kayu gelondongan, lumpur, serta sampah masih menutup area pesisir kompleks pesantren, termasuk bagian dalam masjid. Prajurit TNI bersama relawan turun langsung membersihkan lokasi sejak beberapa hari terakhir sebagai bentuk respons cepat terhadap pemulihan fasilitas pendidikan dan ibadah di kawasan tersebut.

Lumpur tebal yang mengendap di lantai masjid secara bertahap mulai dibersihkan, sementara halaman dan saluran air di sekitar pesantren mulai dirapikan. Komandan Brigade Infanteri 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda, Kolonel Infanteri Dimar Bahtera menyatakan bahwa sejauh ini proses pembersihan sudah mencapai sekitar 95 persen dan masjid sudah dapat kembali digunakan untuk beribadah dalam waktu dekat.

Penanganan bencana di Aceh terus menjadi perhatian bersama, mengingat sejumlah wilayah masih bertahan di pengungsian, dan membutuhkan dukungan untuk hunian layak serta akses air bersih. TNI, aparat pemda, dan relawan terus bersinergi guna memastikan proses rehabilitasi berjalan optimal, terutama di titik-titik kritis yang terdampak paling parah.

Bantuan logistik dan kegiatan pemulihan dipastikan berlanjut dalam beberapa pekan ke depan, menyesuaikan dengan kondisi lapangan dan cuaca, serta prioritas kebutuhan masyarakat terdampak.

Berita Terkait

Flower Aceh Kawal Proses Hukum Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Tengah

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:11 WIB

Polres Karo Gelar Police Goes to School di SMAN 2 Kabanjahe,Tanamkan Disiplin dan Kesadaran Kamtibmas

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:04 WIB

Polsek Berastagi Ungkap Kasus Sabu, Dua Tersangka Diamankan

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:22 WIB

Polsek Tigapanah Gelar Minggu Kasih dan Pengamanan Ibadah, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:19 WIB

40 Personel Polres Karo Naik Pangkat, Kapolres: Bukan Hadiah, Tapi Buah Pengabdian

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:15 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Karo Beri Penghargaan Satpam Teladan dan Warga Pelopor Kamtibmas

Senin, 29 Juni 2026 - 13:43 WIB

Sinergi Pemkab Karo Pastikan Ekowisata Air Panas Doulu Semangat Gunung Bebas Pungli

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:41 WIB

Wakil Bupati Karo Hadiri Perayaan Pesta Tahunan Empat Desa di Kecamatan Tigabinanga

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:56 WIB

Pemkab Karo Komitmen dan Bersinergi Bersama Masyarakat Jalin Komunikasi Terkait Pembangunan Daerah

Berita Terbaru