Hari Pertama Kerja, ASN Cimahi Siap Layani Masyarakat

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 05:44 WIB

5068 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIMAHI, ANALISANEWS – Pasca libur panjang dan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447 H, ASN di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi langsung tancap gas memberikan pelayanan kepada masyarakat. Berdasarkan hasil monitoring kehadiran yang dilakukan secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Maria Fitriana, didampingi Asisten Administrasi Umum, Mochamad Ronny, dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD), Siti Fatonah beserta jajaran, kehadiran ASN Kota Cimahi mencapai 97,30 persen. Angka ini menunjukkan tingkat kepatuhan yang relatif tinggi pada hari pertama kerja.

Selain untuk menjalin silaturahim, kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kedisiplinan pegawai sekaligus menjamin pelayanan publik kembali berjalan secara optimal.

Monitoring dilaksanakan dengan berkeliling ke sejumlah perangkat daerah, meliputi dinas-dinas strategis serta gedung perkantoran utama. Selain memantau kehadiran, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antara pimpinan dan jajaran pegawai pasca libur panjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah kehadiran sekitar 97,30 persen,” tutur Ronny. Adapun pegawai yang tidak hadir pada hari tersebut sebagian besar memiliki keterangan yang sah, seperti cuti dan kondisi sakit. Namun demikian, pada kegiatan ini, ditemui sementara terdapat dua ASN yang tidak hadir tanpa keterangan. Kasus ini langsung menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti melalui penelusuran lebih lanjut.

Ronny menegaskan bahwa ketidakhadiran tanpa alasan yang jelas merupakan pelanggaran disiplin yang tidak dapat ditoleransi. Jika hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran, maka yang bersangkutan akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. “Kalau tanpa keterangan, dan nanti setelah dicek benar tanpa keterangan, konsekuensinya ke masalah disiplin pegawai,” tegasnya.

Sanksi yang dapat diberikan bervariasi, mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, hingga hukuman disiplin tingkat sedang maupun berat, tergantung pada tingkat pelanggaran dan durasi ketidakhadiran. Selain itu, pelanggaran juga berpotensi berdampak pada penempatan atau karier ASN yang bersangkutan.

Monitoring ini tidak semata-mata berfokus pada aspek kehadiran, tetapi juga untuk memastikan kesiapan kerja ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah menekankan pentingnya profesionalisme dan komitmen ASN untuk segera kembali ke ritme kerja normal setelah libur panjang.

Dalam kesempatan yang sama, juga disampaikan bahwa seluruh perangkat daerah telah siap kembali menjalankan tugas dan fungsi pelayanan. “Intinya silaturahmi sambil mengecek kehadiran di tiap-tiap perangkat daerah,” ungkap Ronny.

Sementara itu, terkait dengan kebijakan kerja fleksibel atau work from home (WFH), hingga saat ini pemerintah daerah masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat. Belum adanya payung hukum membuat kebijakan tersebut belum dapat diterapkan di lingkungan pemerintah daerah. Untuk sementara, sistem kerja masih berjalan normal dengan lima hari kerja penuh, “Untuk daerah ini belum ada aturannya. Jadi masih full, setiap hari ngantor lima hari kerja,” tutur Ronny.

Secara keseluruhan, monitoring hari pertama kerja pascalibur Lebaran ini menunjukkan bahwa mayoritas ASN telah menjalankan kewajiban dengan baik. Meski demikian, pengawasan tetap akan diperketat guna memastikan tidak ada pelanggaran disiplin yang berulang dan BKPSDMD akan terus mendata ketidakhadiran kerja pada hari pertama ini di 30 Perangkat Daerah termasuk di kewilayahan dan perangkat daerah diluar kawasan pemkot cimahi. (Ipung).

Sumber : Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi

Berita Terkait

Wali Kota Cimahi Luruskan Isu Rebranding RSUD Wijaya Mulya
Kemenkeu dan Pemkot Cimahi Gelar Edukasi Literasi Keuangan
Pemkot Cimahi Gagas Kampung Sosial Berbasis Ketahanan Pangan dan Wisata
Ngatiyana Serahkan Sertifikat RB 2025, Diskominfo Cimahi Raih Nilai Tertinggi 91,61
Ngatiyana: Peringkat A Cimahi Techno Park Bukti Ekosistem Inovasi Cimahi Tepat Jalur
Cimahi Jadi Tuan Rumah Rakor Disdukcapil Jabar, Tekankan Keamanan Data
Pemkot Cimahi dan GOW Gelar Seminar, Dorong Pemberdayaan dan Kesetaraan Perempuan
Pemkot Cimahi Pantau Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik SD, Pastikan Kesiapan Siswa

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:30 WIB

Kuasa Hukum dr. Paulus Minta Polisi Tuntaskan Laporan Dugaan Penipuan, Soroti Penanganan Perkara Utang Piutang

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:29 WIB

Staf Ahli dan Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Apresiasi Layanan dan Program Pembinaan Rutan Kelas I Medan

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:47 WIB

Kodam XIX Tuanku Tambusai Perketat Kesiapan Latihan Operasi dan Satgas Pamtas RI–PNG

Rabu, 29 Juli 2026 - 03:23 WIB

PTPN IV PalmCo Raih Tiga Penghargaan Tata Kelola, Perkuat Kinerja Operasional dan Efisiensi

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:32 WIB

GM FKPPI Rayon Medan Maimun Terus Bergerak, Menebar Kepedulian dengan Menjenguk Warga yang Sakit

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:13 WIB

Pansus Plasma DPRD Batubara Temui Kementan dan ATR/BPN,Perjuangkan 20 persen Hak Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:12 WIB

Menyentuh Hati! GRIB Jaya Kota Medan Lunasi Sekolah Dua Anak Miskin, Belikan Kompresor untuk Sang Ayah yang Viral

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:18 WIB

Banjir hingga PKH Tak Tepat Sasaran Jadi Aspirasi Utama Warga dalam Reses Eko Afrianta Sitepu

Berita Terbaru