PTPN IV PalmCo Jaga Nafas Bantuan Pascabencana, Dari Huntara hingga Pangan untuk Aceh Utara

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:13 WIB

50121 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN— Bagi warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Sumatera, pemulihan bukanlah garis akhir yang cepat. Setelah sorotan kamera mereda, kebutuhan dasar masih harus dipenuhi, hunian mesti diselesaikan, dan kehidupan perlahan dibangun kembali. Di fase inilah konsistensi bantuan menjadi krusial.

PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, Sub Holding PTPN III (Persero) menunjukkan upaya menjaga kesinambungan tersebut. Setelah terlibat sejak awal bencana—mulai dari evakuasi warga, penyediaan lahan, hingga pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap)—BUMN perkebunan ini kembali menyalurkan puluhan ton bantuan pangan ke Aceh Utara, Rabu kemarin.

Bantuan disalurkan melalui program BUMN Peduli dengan koordinasi Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Pelepasan bantuan dilakukan dari Kantor Regional I PTPN IV di Medan, menandai kelanjutan respons perusahaan di masa pemulihan, bukan sekadar respons darurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan penyaluran pertama, dan mudah-mudahan bukan yang terakhir. Sejak awal bencana, PalmCo berkomitmen hadir mendampingi masyarakat sampai mereka benar-benar pulih,” kata Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa, Kamis (15/01/2026).

*Dari Darurat ke Pemulihan*
Aceh Utara menjadi salah satu wilayah yang masih membutuhkan dukungan pangan seiring proses relokasi dan perbaikan infrastruktur yang belum sepenuhnya rampung. Menurut Jatmiko, keputusan memperluas distribusi bantuan didasarkan pada kebutuhan lapangan yang dinamis.

Sebanyak 15 ton minyak goreng, 12 ton beras dan 60 ribu mie instan disalurkan di 3 titik di Aceh Utara.

“Kami melihat dampak bencana tidak berhenti di satu titik. Karena itu bantuan diperluas agar saudara-saudara kita yang terdampak punya ruang untuk kembali menata kehidupan,” katanya.

Sejak bencana melanda sejumlah daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, kontribusi PTPN IV PalmCo telah menjangkau 16 kabupaten/kota. Wilayah tersebut antara lain Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Langsa, Medan, Langkat, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Sibolga, hingga Pasaman Barat dan Tanah Datar.

Data perusahaan mencatat, PalmCo terlibat dalam evakuasi sekitar 1.700 warga, mengerahkan 27 unit alat berat untuk membuka akses wilayah terisolasi, serta mendirikan 45 posko pengungsian. Bantuan logistik yang disalurkan mencakup beras, air mineral, gula, telur, minyak goreng, mi instan, pakaian, dan obat-obatan.

Di luar itu, perusahaan juga menyediakan akses komunikasi gratis berbasis Starlink di sejumlah wilayah terpencil, membantu warga dan petugas tetap terhubung di tengah keterbatasan jaringan.

*Kolaborasi Lintas Lembaga*
Langkah PalmCo tidak berjalan sendiri. Sejak hari pertama bencana, perusahaan membentuk Tim Crisis Centre untuk mengoordinasikan respons cepat dan memastikan bantuan tepat sasaran. Tim ini bekerja bersama pemerintah pusat dan daerah, BPBD, TNI, kepolisian, serta berbagai organisasi kemanusiaan.

Kolaborasi itu pula yang memungkinkan PalmCo terlibat dalam penyediaan lahan relokasi untuk huntara dan huntap lengkap dengan fasilitas umum, serta dukungan nonlogistik seperti penyediaan makam gratis bagi korban bencana.

“Tidak semua orang punya kesempatan untuk berbagi dalam situasi seperti ini. Kami bersyukur, sebagai BUMN, diberi ruang dan kemampuan untuk hadir bersama masyarakat,” ujar Jatmiko.

*Menjaga Keberlanjutan*
Di tengah banyaknya bantuan yang bersifat sesaat, keberlanjutan menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan pascabencana. Upaya PalmCo yang bergerak dari fase tanggap darurat hingga pemulihan menunjukkan bahwa peran korporasi negara dapat melampaui bantuan simbolik.

Bagi warga terdampak, bantuan pangan yang datang hari ini bukan sekadar logistik, melainkan penanda bahwa mereka belum ditinggalkan. Bagi negara, kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dan BUMN menjadi fondasi penting agar pemulihan tidak terputus di tengah jalan.

“Mudah-mudahan apa yang kami lakukan memberi manfaat nyata, bukan hanya hari ini, tetapi untuk perjalanan pemulihan yang masih panjang,” kata Jatmiko.

Pemulihan memang membutuhkan waktu. Namun, dengan bantuan yang terus mengalir dan kerja bersama berbagai pihak, harapan untuk bangkit tetap terjaga.(AVID/r)

Berita Terkait

Doa dan Kebersamaan di Sela Rutinitas Puasa Senin-Kamis Masjid Jamik Kebun Bunga
Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir
Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Rutan Tanjung Pura Kembangkan Lahan Adaptif Cuaca
Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga
Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI
Puluhan Hektare Galian C di Cibarusah Disorot, GANAS Minta Legalitas dan Dokumen Lingkungan Diaudit
Ketua Rayon KB FKPPI Tanjung Morawa Husen Sukri Dukung Polda Sumut Usut Tuntas Insiden yang Tewaskan Dony Pacek
Petugas Rutan Kelas I Medan Gagalkan Dugaan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi Lewat Kunjungan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:45 WIB

PLN Perkuat Sinergi dengan DPRD Kepulauan Anambas untuk Tingkatkan Layanan Kelistrikan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:12 WIB

PPWI Ogan Ilir Resmi Laporkan Dugaan Setoran Kepala Sekolah Ke Polda Sumsel

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Jangan Jadi Stempel Pengusaha THM! Kami Datang Bukan Untuk Didengar, Tapi Untuk Dilaksanakan!

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:06 WIB

APAK Kawal Ketat Program PRAKARSA Rp100 Juta per RW, Tutup Celah Korupsi!

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Kepsek SMAN Plus Riau Luruskan Isu LKBB, Tegaskan Jaga Kepercayaan Sponsor

Jumat, 25 September 2026 - 00:04 WIB

Kapolres Simalungun Sambangi Bupati, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Pelayanan Publik

Kamis, 24 September 2026 - 23:28 WIB

Pemerintah Kabupaten Pringsewu & Pemkot Tangerang Selatan Jalin Kerjasama Replikasi SISGITA

Selasa, 22 September 2026 - 01:40 WIB

BPK Sumsel Bantah Larang Sekolah Berlangganan Media, Lalu Siapa yang Hentikan Kemitraan di Ogan Ilir?

Berita Terbaru