Tekan Transaksi Tunai dan Pungli, Lapas Sibolga Terapkan Transaksi Non Tunai dengan BRIZZI

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:10 WIB

5051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sibolga, 4 Agustus 2026 —

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolga menggandeng Bank BRI Cabang Sibolga untuk menghadirkan layanan transaksi keuangan non tunai bagi warga binaan melalui penggunaan kartu BRIZZI. Program ini menjadi salah satu langkah Lapas Sibolga dalam meningkatkan transparansi layanan sekaligus meminimalisir transaksi tunai dan potensi pungutan liar di lingkungan Lapas.

Sosialisasi penggunaan kartu BRIZZI dilaksanakan pada Selasa (4/8) dan diikuti warga binaan yang telah terdaftar sebagai penerima layanan. Dalam kegiatan tersebut, perwakilan BRI Cabang Sibolga memberikan edukasi mengenai tata cara penggunaan BRIZZI, mulai dari aktivasi kartu, pengisian saldo atau top up, penggunaan saldo untuk transaksi, hingga ketentuan limit saldo dan dana deposit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kartu BRIZZI nantinya dapat digunakan warga binaan untuk berbelanja di kantin Lapas serta mengakses layanan Wartelsuspas sebagai sarana komunikasi dengan keluarga. Dengan penerapan sistem ini, transaksi warga binaan dapat dilakukan secara non tunai tanpa harus menggunakan uang fisik.

Sebagai tahap awal penerapan program, Lapas Sibolga menyediakan 100 kartu BRIZZI secara gratis bagi kepala kamar dan warga binaan yang telah mendaftarkan namanya.
Untuk mendukung kemudahan pengisian saldo, Lapas Sibolga juga menyediakan kontak person atau narahubung yang dapat digunakan keluarga warga binaan untuk menyampaikan bukti top up. Mekanisme tersebut diharapkan dapat mempermudah keluarga dalam memenuhi kebutuhan saldo warga binaan sekaligus membantu menjaga transaksi tetap tertib dan terpantau.

Kepala Lapas Kelas IIA Sibolga, Tri Purnomo, mengatakan penerapan transaksi non tunai merupakan bagian dari komitmen Lapas Sibolga untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi dalam pelayanan.

“Kami ingin membangun sistem transaksi yang lebih tertib dan transparan. Dengan transaksi non tunai, setiap penggunaan saldo dapat lebih mudah dipantau sehingga dapat meminimalisir transaksi tunai sekaligus mencegah terjadinya pungutan liar,” ujar Tri Purnomo.

Menurut Tri, penggunaan BRIZZI untuk kebutuhan warga binaan, termasuk berbelanja di kantin dan menggunakan layanan Wartelsuspas, diharapkan dapat memberikan kemudahan sekaligus menciptakan sistem transaksi yang lebih terukur.

“Program ini bukan sekadar mengganti transaksi tunai menjadi non tunai. Kami ingin menghadirkan sistem yang memberikan kemudahan bagi warga binaan dan keluarga, tetapi tetap aman, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Ia menambahkan, penerapan program tersebut akan terus dievaluasi agar dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan maupun keluarga.

Melalui kerja sama dengan Bank BRI Cabang Sibolga, Lapas Sibolga berharap penerapan transaksi non tunai dapat menjadi bagian dari penguatan tata kelola layanan pemasyarakatan yang profesional, responsif, berintegritas, modern, dan akuntabel.

Program ini sekaligus menjadi langkah nyata Lapas Kelas IIA Sibolga dalam menghadirkan layanan yang lebih transparan, meminimalisir transaksi tunai, serta mencegah terjadinya pungutan liar di lingkungan pemasyarakatan. (AVID/Tim Humas Lasiga).

Berita Terkait

Puluhan Personel TNI, Polri dan BNNK Razia Lapas Pancur Batu, Ratusan Warga Binaan dan Petugas Jalani Tes Urine
‎Milad ke-7, Pelita Konstitusi Resmi Luncurkan Pilarsatuarah.com dan Buku Hukum Pidana Anak ‎
Dari Warung Kopi ke Posko Kesehatan: Cerita Dedi Cemot yang Makin Semangat Hidup Sehat Sejak Adanya PKL Mahasiswa Keperawatan Universitas Imelda ke Blok 6 Helvetia
Perketat Pengamanan, Rutan I Medan Terjunkan Ratusan Personel APH Gabungan Lancarkan Razia dan Tes Urine Warga Binaan
Lahan Nameng Jadi Sorotan, PT Aplus Pacific: Selesaikan dengan Data, Bukan Framing
Perkuat Keamanan, Lapas Sibolga Gandeng APH Laksanakan Razia Gabungan Kamar Hunian
Dinilai Tak Mampu Bangun Sinergi dengan Media, Ketua AJMI dan Pokja Media Online Minta Pangdam I/BB Evaluasi Kasi Media Online
Komitmen Bersih dari Halinar, Lapas Kelas IIA Binjai Gelar Penggeledahan dan Tes Urine WBP

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 00:05 WIB

Setoran Alat Berat Diduga Jadi Bagian Rantai Tambang Geumpang, Dugaan Kongkalikong Diminta Dibongkar Tuntas

Selasa, 22 September 2026 - 07:30 WIB

Negara Turun Menertibkan Tambang Geumpang, Tetapi Publik Menunggu Ketegasan yang Sama terhadap Pemodal dan Pengendali Operasi

Selasa, 22 September 2026 - 02:48 WIB

Penertiban Tambang Geumpang Jadi Sorotan: Warga Lokal Terdesak, Dugaan Pemodal Cina dan Asing Dipertanyakan

Selasa, 22 September 2026 - 00:18 WIB

Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja

Senin, 21 September 2026 - 05:53 WIB

133 Alat Berat Disebut Masih Bergerak di Geumpang, Setelah Ultimatum 23 Juli 2026 Penertiban Kembali Dipertanyakan

Minggu, 20 September 2026 - 02:41 WIB

Warganet Pertanyakan Tambang Ilegal Aceh, Penertiban Dinilai Perlu Menyasar Pemodal dan Pemilik Alat Berat

Sabtu, 19 September 2026 - 23:57 WIB

Tambang Ilegal Geumpang Kembali Disorot, Warganet Singgung Wakil Bupati, APW dan LLA Desak Aktor Utama Dibongkar

Selasa, 15 September 2026 - 02:17 WIB

Tambang Emas Ilegal Geumpang Pidie Diduga Tak Tersentuh Pengawasan, Alat Berat Terus Beroperasi, LLA Akan Laporkan ke Polda Aceh

Berita Terbaru