Kutacane – Intensitas curah hujan cukup tinggi di wilayah Aceh Tenggara hingga menyebabkan debit sungai Lawe Harum meningkat deras dan menghantam Intake penampung air untuk sarana kebutuhan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kutacane, Minggu 11 Oktober 2026.
Namun, pihak RSUD Kutacane mengambil langkah cepat dan memperbaiki kerusakan tersebut agar kebutuhan rumah sakit terhadap air tidak terkendala.
Direktur RSUD Kutacane, dr Al Fazri mengatakan Intake saluran air tersebut sering mengalami gangguan ketika intensitas hujan cukup tinggi, debit sungai Lawe Harum meningkat deras dan menghantam pipa hingga pecah dan patah.
“Pipa di hulu tersebut sering mengalami rusak diterjang banjir. Namun, kita dari manajemen secepatnya perbaiki kerusakan tersebut, agar kebutuhan dirumah sakit tidak terhadap air tidak terhambat,” kata Fazri, Senin (12/10/2026).
Ia menyebutkan, pihaknya akan terus memberikan layanan yang memuaskan terhadap masyarakat. Namun, jika ada permasalahan terhadap kebutuhan rumah sakit pihaknya juga akan secepatnya memperbaiki demi kenyamanan pasien dan masyarakat.
“Kami terus berupaya memberikan layanan yang terbaik, sebab kepuasan masyarakat yang kami utamakan,” sebutnya.

































