Menu Membusuk dan Distribusi Terlambat, Program MBG di Ujungjaya Disorot Warga

ANALISA NEWS

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59 WIB

50133 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu | Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjamin asupan sehat bagi anak-anak sekolah justru menuai kecaman dari para orang tua murid di Desa Ujungjaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu. Alih-alih bergizi, makanan yang dibagikan diduga tidak layak konsumsi dan kerap berakhir di tempat sampah.

Sejumlah orang tua murid mengungkapkan temuan menu MBG yang memprihatinkan, mulai dari buah naga dalam kondisi membusuk dan berulat, sayuran berbau basi, perkedel keras menyerupai batu, hingga roti tawar yang hanya dibungkus kertas tanpa standar kebersihan yang memadai. Kondisi ini memicu kekhawatiran serius akan dampak kesehatan bagi anak-anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masalah tak berhenti di kualitas menu. Warga juga menyoroti buruknya manajemen distribusi. Makanan MBG disebut sering datang terlambat, bahkan menjelang sore hari, yang otomatis menurunkan tingkat kesegaran dan meningkatkan risiko kontaminasi bakteri.

Orang tua murid pun mempertanyakan kinerja dan pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), termasuk peran tenaga ahli gizi yang seharusnya memastikan kelayakan makanan sebelum dibagikan. Mereka mendesak agar menu MBG dicicipi dan diuji terlebih dahulu, bukan langsung diserahkan kepada anak-anak.

Program MBG di Desa Ujungjaya diketahui dikelola oleh Yayasan Nurwasita. Kepala SPPG MBG setempat, Trisna Sugiarto, tetap bersikukuh bahwa seluruh proses telah dijalankan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Saya sudah menjalankan sesuai SOP,” ujar Trisna singkat saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Di sisi lain, H. Sidik selaku pemilik Gedung MBG Desa Ujungjaya membantah keras adanya kasus keracunan akibat menu MBG. Ia juga menyatakan keberatan atas beredarnya video di salah satu kanal YouTube yang menyebut dugaan keracunan, karena dinilai merugikan dan mencemarkan nama baik usahanya.

Namun bantahan tersebut belum sepenuhnya meredam keresahan warga. Sejumlah warga sekitar dapur MBG justru mendesak agar persoalan ini diusut tuntas. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menilai ada kejanggalan antara besarnya anggaran dengan kualitas menu yang diterima anak-anak.

“Anggarannya besar, tapi kalau dilihat dari menu dan porsinya, kalau dihitung-hitung paling cuma sekitar Rp8.000. Ini harus dibuka secara transparan,” tegasnya.

Warga juga menduga bahan makanan yang digunakan tidak dalam kondisi segar (fresh), sehingga berpotensi menjadi sarang bakteri dan membahayakan kesehatan anak-anak sekolah sebagai penerima manfaat program.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Desa Ujungjaya menuntut adanya pemeriksaan lapangan, evaluasi menyeluruh, serta audit transparan terhadap pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), agar tujuan program benar-benar tercapai dan tidak justru mengorbankan keselamatan anak-anak.

Berita Terkait

Lapas Sibolga Gandeng Pemkot dan Perguruan Tinggi Kembangkan Budidaya Ikan untuk Ketahanan Pangan
Kemenimipas Salurkan Bantuan bagi Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kondisi Rutan Ruteng
Anggota DPRD Bekasi Putri Ramadhanty Konsisten Hidupkan Program Jumat Berkah
Rutan Tarutung Gelar Razia Gabungan Bersama TNI–POLRI, Wujudkan Lingkungan Rutan yang Aman dan Tertib
Rutan Humbahas Gelar Razia Insidentil, Perkuat Komitmen Berantas HALINAR Bersama Kanwil Ditjenpas Sumut
Rutan Tarutung Laksanakan Razia Insidentil, Kakanwil Ditjenpas Sumut Pimpin Langsung Penggeledahan dan Perkuat Komitmen Berantas HALINAR
Doa dan Ucapan Selamat Mengalir, Dedi Rizaldi Kembali Terpilih sebagai Ketua Satgas PD II GM FKPPI Sumatera Utara
Bulog Sumut Tingkatkan Distribusi Beras SPHP dan Perkuat Pasokan Beras Premium untuk Jaga Stabilitas Harga

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 18:11 WIB

KELOM Bandung Rayakan HUT ke-81 RI Lewat Lomba dan Kebersamaan

Minggu, 6 September 2026 - 00:49 WIB

KEPMENDAGRI yang Harus Dipatuhi ASN Kepala Daerah

Minggu, 6 September 2026 - 00:23 WIB

Momen Maulid Nabi Muhammad SAW di Cikarang Selatan, Santri dan Jamaah Doakan Anggota DPRD Putri Ramadhanty Tetap Amanah

Jumat, 4 September 2026 - 19:31 WIB

Ngatiyana: Rotasi Pejabat untuk Perkuat Pelayanan Publik

Kamis, 3 September 2026 - 18:49 WIB

Wali Kota Ngatiyana Ngawangkong Bari Ngaronda di Padasuka

Selasa, 1 September 2026 - 14:55 WIB

Pemkot Cimahi Evaluasi Rekayasa Lalu Lintas Akibat Pembangunan Underpass

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:37 WIB

APAK Usul Pemprov Jabar Lakukan Efisiensi dan Perampingan Birokrasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:02 WIB

Lomba Lintas Alam Jabar 2026 Gaungkan Gerakan Tobat Ekologis

Berita Terbaru

JAWA BARAT

KELOM Bandung Rayakan HUT ke-81 RI Lewat Lomba dan Kebersamaan

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:11 WIB