Kepemimpinan Pipit Haryanti Bawa Perubahan, Pemdes Lambangsari Sukses Sulap Situ Cibeureum Jadi Magnet Wisata Baru
BEKASI – Di bawah komando Kepala Desa Lambangsari, Pipit Haryanti, Pemerintah Desa (Pemdes) Lambangsari menorehkan keberhasilan signifikan dalam mengoptimalkan potensi daerah.
Melalui visi kepemimpinannya yang progresif, Situ Cibeureum yang merupakan satu-satunya danau alami di wilayah Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, kini berhasil ditransformasi menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang mulai dilirik luas oleh masyarakat.Keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen kuat Pipit Haryanti yang menginisiasi gerakan normalisasi dan pelestarian lingkungan secara terpadu.
Berkat kolaborasi apik yang dibangunnya bersama pemerintah kecamatan, para penggiat lingkungan, dan warga Kampung Tenggilis RT 03/RW 05, kawasan danau alami yang dulunya kurang terawat kini berangsur asri, tertata, dan menjadi ruang publik yang bernilai estetika tinggi.
Salah satu warga Dusun 03 Desa Lambangsari,memuji langkah strategis kadesnya. Ia menegaskan bahwa berkat arahan dan dorongan dari Pipit Haryanti, proyek penataan Situ Cibeureum sukses melampaui sekadar fungsi wisata air. Kawasan tersebut kini mulai aktif dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan masyarakat, ruang edukasi terbuka bagi para pelajar sekolah, serta wadah pelestarian seni dan budaya lokal.
“Rencana penataan yang diarahkan Ibu Kades berjalan matang, mulai dari penyediaan area kuliner terpadu untuk warung-warung warga, fasilitas spot swafoto yang menarik wisatawan, hingga keindahan estetika lingkungan yang terus dijaga bersama,” ungkap warga stempat.
Gaya kepemimpinan Pipit yang inklusif terbukti mampu memantik antusiasme tinggi dari warga setempat. Masyarakat Desa Lambangsari kini secara swadaya dan gotong royong aktif menjaga kelestarian dan keindahan situ. Hal ini melahirkan sebuah kawasan rekreasi yang tidak hanya indah, tetapi juga sangat ramah di kantong sebagai sarana liburan murah bagi publik Tambun Selatan.
Keberhasilan Pemdes Lambangsari di bawah kepemimpinan Pipit Haryanti diharapkan dapat memicu perhatian yang lebih masif dari Pemerintah Kabupaten Bekasi hingga Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dukungan lanjutan berupa intervensi infrastruktur dan pendanaan dari tingkat atas dinilai akan mempercepat akselerasi kawasan ini menjadi destinasi ikonik tingkat regional.Kini, buah manis dari keberhasilan penataan Situ Cibeureum oleh kepala desa perempuan tersebut mulai dirasakan nyata. Sektor ekonomi kerakyatan terus bergerak positif melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal di sekitar danau, sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitarnya.
(Red)


































