Hoaks Serang Lapas Binjai, Publik Diminta Percaya Fakta Pembinaan, Bukan Isu Pesanan

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:38 WIB

50119 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINJAI – Informasi yang beredar luas terkait dugaan adanya “bos narkoba dan bos lodes” di Lapas Kelas IIA Binjai serta desakan pemindahan seorang warga binaan berinisial Mar ke Nusakambangan dipastikan tidak berdasar, menyesatkan, dan tergolong hoaks.

Sejumlah keluarga warga binaan serta mantan warga binaan yang telah bebas menilai narasi tersebut dibangun dari asumsi liar, tanpa bukti hukum, dan sarat kepentingan, bahkan kuat dugaan berasal dari oknum napi yang baru bebas dan menyimpan dendam pribadi.

“Ini fitnah yang sangat berbahaya. Narasi seperti ini bukan hanya merusak nama baik individu, tapi juga berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban (kamtib) di dalam lapas,” ujar salah satu perwakilan keluarga warga binaan, Minggu (4/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka menegaskan, tudingan adanya praktik ilegal terstruktur di dalam blok tertentu hanyalah cerita sepihak yang tidak pernah dibuktikan secara hukum dan tidak pernah disertai data autentik, dokumen resmi, ataupun putusan pengadilan.

Narasi Liar Tanpa Fakta

Keluarga warga binaan menilai penyebutan nama, blok, hingga nomor kamar dalam isu tersebut justru menunjukkan upaya framing murahan, seolah-olah ingin membangun opini publik dengan mengandalkan sensasi, bukan fakta.

“Kalau memang ada kejahatan, buktikan secara hukum. Jangan melempar tuduhan ke ruang publik tanpa dasar. Ini pola lama: lempar isu, bangun kegaduhan, lalu rusak institusi,” tegas mereka.

Apresiasi Pembinaan, Bukan Fitnah

Sebaliknya, keluarga warga binaan justru memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara, serta Lapas Kelas IIA Binjai atas keberhasilan program pembinaan.

Fakta di lapangan menunjukkan, banyak warga binaan yang telah bebas kini memiliki keahlian nyata dan produktif, mulai dari:

keahlian mengelas dan membuat teralis,
budidaya tanaman,

hingga pendalaman keagamaan, bahkan ada yang kini dikenal sebagai ustaz di lingkungannya.

“Ini bukti pembinaan berjalan. Mereka keluar bukan sebagai beban masyarakat, tapi sebagai pribadi yang lebih baik. Narasi fitnah seperti ini justru menampar kerja keras pembinaan itu sendiri,” ungkap keluarga warga binaan
.
Hoaks Berpotensi Merusak Stabilitas

Penyebaran isu tanpa verifikasi dinilai berbahaya karena dapat:
memicu keresahan keluarga warga binaan, menciptakan stigma negatif,
dan mengganggu stabilitas pembinaan di dalam lapas.

Publik pun diimbau untuk tidak mudah percaya pada narasi sepihak yang berasal dari sumber tidak kredibel, apalagi yang diduga kuat disebarkan oleh mantan napi yang baru bebas dan sarat kepentingan pribadi.

“Lapas adalah institusi negara. Menyerangnya dengan hoaks sama saja melemahkan sistem hukum. Kami menolak keras fitnah ini,” pungkas mereka.(red)

Berita Terkait

Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir
Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Rutan Tanjung Pura Kembangkan Lahan Adaptif Cuaca
Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga
Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI
Puluhan Hektare Galian C di Cibarusah Disorot, GANAS Minta Legalitas dan Dokumen Lingkungan Diaudit
Ketua Rayon KB FKPPI Tanjung Morawa Husen Sukri Dukung Polda Sumut Usut Tuntas Insiden yang Tewaskan Dony Pacek
Petugas Rutan Kelas I Medan Gagalkan Dugaan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi Lewat Kunjungan
Pagi Menyapa, Kalapas Sibolga Tegaskan Disiplin dan Pemenuhan Hak bagi Warga Binaan Kiriman

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas, Kapolres Aceh Tenggara Diwakili Wakapolres Sambangi Masyarakat Desa Pulonas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:17 WIB

HUT Golkar ke-62, Ketua DPD II Aceh Tenggara Sebut, Golkar Harus Dirasakan Masyarakat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Kapolres Aceh Tenggara diwakili oleh Wakapolres Bersama Forkopimda Hadiri Pelantikan Pengurus Cabang PGRI Periode 2024–2029

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:02 WIB

BUPATI ACEH TENGGARA LANTIK 16 KETUA CABANG PGRI PERIODE 2024–2029, DORONG PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Sambut Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Aceh Tenggara Gelar Donor Darah

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Pemulihan Pascabencana di Aceh Tenggara, PRR Pusat Pinjamkan 18 Unit Alat Berat dan Delapan Dump Truck

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Dispora Aceh Salurkan Bantuan Olahraga ke SMA/SMK di Aceh Tenggara*

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Sambut Hari Humas Polri ke-75, Polres Aceh Tenggara Gelar Bakti Sosial Bersihkan Masjid

Berita Terbaru