Setiap Musim Hujan, Jalan Nasional di Desa Kuning I Kembali Terendam, Warga Pertanyakan Komitmen Pemerintah Atasi Banjir Tahunan

ANALISA NEWS

- Redaksi

Sabtu, 3 Januari 2026 - 03:34 WIB

50358 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Banjir kembali merendam Jalan Nasional Kutacane–Medan yang melintasi Desa Kuning I, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat (2/1/2026) sore. Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 15.00 WIB menyebabkan air meluap ke badan jalan dan mengganggu aktivitas warga serta pengguna jalan. Hingga pukul 17.45 WIB, air masih menggenangi ruas jalan dengan ketinggian bervariasi antara 30 hingga 60 sentimeter.

Dalam pantauan di lapangan, sejumlah pengendara sepeda motor nekat melintasi genangan air yang cukup tinggi, menyulitkan laju kendaraan dan berisiko mogok. Beberapa warga terlihat membantu pengguna jalan yang kesulitan, sementara anak-anak berjalan menyusuri tepian jalan bersama orang tua mereka yang berupaya mencari jalan aman untuk pulang ke rumah masing-masing. Arus lalu lintas terpantau melambat, dan sebagian kendaraan dari arah Kutacane maupun Medan memilih berhenti menunggu air surut.

Fenomena banjir di Desa Kuning I bukanlah kejadian baru. Warga setempat menyebutkan bahwa genangan air di ruas jalan nasional tersebut telah menjadi langganan setiap musim hujan tiba, tak peduli besar atau kecil curah hujan. Bahkan, menurut sejumlah warga, hujan sebentar saja sudah dapat menyebabkan luapan air yang cukup mengganggu aktivitas harian. Kondisi ini membuat masyarakat bertanya-tanya sampai kapan persoalan banjir musiman ini akan dibiarkan tanpa ada solusi nyata dari pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketiadaan saluran drainase memadai di sepanjang jalan nasional ini diduga menjadi penyebab utama terjadinya genangan, selain juga akibat luapan anak sungai di sekitar kawasan pemukiman yang tidak mampu menampung debit air hujan. Situasi semakin diperburuk dengan tidak adanya sistem peringatan dini atau infrastruktur penunjang tanggul maupun kanal pembuangan air yang andal.

Dalam keterangannya, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara telah mengingatkan warga dan para pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintas, terutama dari dan menuju wilayah Medan melalui Desa Kuning I. Upaya berupa pemantauan titik banjir dan penyebaran informasi kondisi jalan secara rutin terus dilakukan, namun warga berharap adanya tindakan lebih konkret yang dapat mengatasi akar persoalan.

Beberapa warga mengungkapkan keprihatinan atas minimnya perhatian dan respons cepat dari dinas terkait, meskipun banjir seperti ini telah terjadi berulang kali setiap tahunnya. Mereka berharap pemerintah daerah maupun pusat tidak hanya datang saat bencana terjadi, tetapi juga bekerja untuk pencegahan, terutama di jalur vital nasional yang menjadi akses utama antar kabupaten dan provinsi.

Dengan banjir yang terus berulang, pertanyaan pun mencuat dari masyarakat: sampai kapan kejadian serupa harus terus dialami, dan adakah langkah nyata yang tengah disiapkan oleh para pemangku kebijakan untuk menyudahi persoalan ini? Desakan untuk memperbaiki tata kelola drainase, meningkatkan pembangunan infrastruktur penunjang, serta mengedepankan keselamatan pengendara menjadi sorotan utama di tengah ketidakpastian yang terus menyelimuti setiap musim hujan datang.

Laporan Edi Sahputra

Berita Terkait

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas
SMAN 1 Badar Bentuk Kelas Unggulan, Fokus Prestasi Akademik dan Sekolah Bebas Bullying
SMPN 1 Kutacane Ukir Prestasi, Dua Siswa Tembus OSN Tingkat Nasional 2026
Diharapkan Pimpin Aceh Tenggara 2029, H. Irmawan Dinilai Sosok Pengayom dan Teruji
SMK Negeri 2 Kutacane Lepas Ratusan Siswa Kelas XII Ikuti PKL di Dunia Kerja
UPTD Puskesmas Suka Makmur Gelar CKG Anak Sekolah di SMPN 5 Lawe Sigala-Gala Deteksi Dini Diperkuat, Kesehatan Pelajar Jadi Prioritas
Kapolres Aceh Tenggara Beri Penghargaan Tiga Kapolsek Terbaik, Kebersihan Mako Jadi Perhatian
Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:37 WIB

XTC Sexyroad Indonesia DPC Kabupaten Bekasi Gelar Aksi di Depan Pemkab, Soroti Kinerja DLH

Senin, 15 Juni 2026 - 18:02 WIB

Deklarasi ALPETARA: Stop Tawuran, Tolak Narkoba & Utamakan Pendidikan dan Prestasi

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:25 WIB

Prof Sutan Nasomal Minta Kemenkes Bersama Kadinkes Banten Tangerang Raya Operasi Apotek, Toko Obat, Perjualbelikan Obat Kosmetik Terlarang Tanpa Resep Dokter Menggila

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:37 WIB

Futsal May Day Cup 2026 Pelajar Se-Tangerang Raya, Bersatu Jaga Kamtibmas

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:21 WIB

Futsal May Day Cup 2026 Pelajar Se-Tangerang Raya: Stop Tawuran, Anarkis, Vandalisme dan Tolak Narkoba

Senin, 20 April 2026 - 02:51 WIB

Fathan Subchi: Jalin Silaturahmi, Perkuat Sinergi Melalui Halal Bihalal PDBN

Jumat, 10 April 2026 - 17:28 WIB

Jaga Anarkisme, M. Aprilyandi: Pelajar dan Pemuda Harus Bersatu Ciptakan Kamtibmas

Sabtu, 7 Februari 2026 - 03:24 WIB

Catatan Akhir Sekolah Gelar Do’a Bersama Pelajar se-Bogor, Perkuat Komitmen Tolak Tawuran dan Narkoba

Berita Terbaru