CIMAHI, ANALISANEWS.ID – Kursi anggota DPRD Kota Cimahi dari Fraksi Partai Golkar yang ditinggalkan almarhum H. Asep Rukmansyah, S.E., kini resmi terisi. Kusmawan, S.E. dilantik melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk melanjutkan sisa masa jabatan 2024–2029 dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Cimahi, Rabu (7/10/2026).
Pelantikan berlangsung di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kota Cimahi dan dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko. Prosesi diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat mengenai peresmian pemberhentian dan pengangkatan anggota DPRD melalui mekanisme PAW.
Kusmawan menggantikan almarhum Asep Rukmansyah, legislator Fraksi Partai Golkar yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. Dengan pelantikan ini, jumlah anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Cimahi kembali lengkap menjadi tujuh orang.
Doakan Almarhum dan Lanjutkan Perjuangan Dapil II
Usai pengambilan sumpah dan pelantikan, Kusmawan menyampaikan penghormatan mendalam kepada pendahulunya.
“Alhamdulillah, hari ini saya dilantik. Namun, sebelumnya saya mengucapkan doa untuk almarhum. Semoga beliau diterima iman Islamnya, diampuni segala khilafnya, dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Kusmawan dengan haru.
Lebih dari sekadar mengisi kekosongan kursi legislatif, Kusmawan menegaskan bahwa tugas utamanya adalah meneruskan perjuangan almarhum dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, terutama warga di Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Cimahi Tengah dan sekitarnya.
Ia menyebut, sejumlah aspirasi konstituen dan pokok-pokok pikiran (pokir) yang sebelumnya diperjuangkan almarhum menjadi perhatian awal dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota dewan.
Kusmawan menilai, keberlanjutan aspirasi masyarakat harus menjadi prioritas agar pergantian anggota DPRD tidak menghambat perjuangan warga dalam menyampaikan kebutuhan dan kepentingannya kepada pemerintah daerah.
“Ini amanah yang harus saya lanjutkan. Sesuai namanya PAW, tugas saya melanjutkan agenda beliau. Sampai akhir 2026, saya akan fokus menjadi perpanjangan tangan almarhum untuk kepentingan masyarakat Dapil II,” tegasnya kepada awak media seusai pelantikan.
Ia juga berharap dapat berkontribusi melalui gagasan baru serta memperkuat koordinasi dengan sesama anggota legislatif dan pemerintah daerah. Menurutnya, sinergi antara DPRD dan eksekutif diperlukan agar berbagai persoalan masyarakat dapat ditangani secara lebih efektif.
Dengan bergabungnya Kusmawan, Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Cimahi kini kembali memiliki tujuh anggota. Kelengkapan formasi tersebut diharapkan memperkuat konsolidasi internal fraksi dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah daerah.
Meski demikian, Kusmawan menegaskan bahwa ukuran keberhasilan dalam menjalankan amanah sebagai anggota DPRD bukan semata-mata bertambahnya kekuatan politik fraksi, melainkan sejauh mana aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan dan ditindaklanjuti.
“Kini tujuh kursi Golkar lengkap, soliditas semakin kuat,” pungkasnya.**Ipung

































