APAK Usul Pemprov Jabar Lakukan Efisiensi dan Perampingan Birokrasi

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:37 WIB

5073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ANALISANEWS.ID||

BANDUNG, 27 Agustus 2026 – Aliansi Pemuda Anti Korupsi (APAK) Jawa Barat mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk melakukan efisiensi dan perampingan birokrasi di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Ketua APAK Jawa Barat, Rd. Yadi Suryadi, mengatakan penataan birokrasi tidak boleh hanya sebatas mengurangi jumlah dinas atau jabatan. Prosesnya harus didasarkan pada beban kerja, fungsi, kebutuhan pelayanan, dan kemampuan anggaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Struktur boleh ramping, tetapi pelayanan kepada masyarakat harus semakin kuat. Jangan sampai efisiensi justru menurunkan kualitas pelayanan,” ujar Yadi di Bandung, Kamis (27/8/2026).

8 Usulan Konkret APAK
Untuk mewujudkan birokrasi yang ramping namun efektif, APAK mengusulkan sejumlah langkah strategis:

  1. Menggabungkan perangkat daerah dengan fungsi dan tugas tumpang tindih
  2. Mengurangi jenjang birokrasi yang tidak diperlukan
  3. Memperkuat tenaga fungsional dan layanan langsung ke masyarakat
  4. Mengurangi belanja operasional yang tidak prioritas
  5. Mengalihkan hasil penghematan untuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan perlindungan sosial
  6. Mengevaluasi BUMD yang tidak produktif dan membebani keuangan daerah
  7. Mempercepat digitalisasi pelayanan publik
  8. Membuka perhitungan efisiensi kepada publik dan DPRD

Yadi menegaskan perampingan tidak boleh berhenti pada perubahan nama atau struktur jabatan tanpa menghasilkan penghematan dan peningkatan pelayanan nyata.

“Setiap anggaran yang dihemat harus jelas penggunaannya dan benar-benar dikembalikan untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Perlu Peta Jalan Transparan
APAK juga meminta Pemprov Jabar membuat peta jalan perampingan birokrasi yang transparan, terukur, dan dapat diawasi secara berkala.

“Efisiensi bukan sekadar menghemat anggaran, tetapi memastikan anggaran yang terbatas memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Jawa Barat,” pungkas Rd. Yadi Suryadi.

Berita Terkait

Ketum PIM Akhmad Ikhsan: Prestasi BRIJARBARA SMPN 5 Contoh Kepemimpinan Sejak Dini
Siap Harumkan Nama Kota Bandung: BRIJARBARA SMPN 5 & SMPN 7 Berlaga di Kejurda FORBASI Jawa Barat 2026
Warga Apresiasi Pengecoran Jalan Raya Sukatani di Depan RS DKH
Sidak Underpass Cimahi, KDM Tanyakan Kepastian Upah Pekerja
Ketua DPRD Cimahi Gaungkan Gerakan “Sampah Bisa Jadi Duit”, Hasilnya untuk Kas RT dan Santunan Yatim
Dugaan Fiktif,Pemalsuan Tanda Tangan Pengurus SPJ Dana Hibah Golkar Bekasi Rp1,61 Miliar Disorot LSM GANAS
Prihatin Warga Kesulitan Cari Pengurus Jenazah, Ketua DPRD Cimahi Dorong Pelatihan Pemulasaran
Jeriken BBM di Lokasi Proyek Kali Ciherang Rp14,2 Miliar Picu Sorotan, Asal Pasokan Dipertanyakan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Puluhan Hektare Galian C di Cibarusah Disorot, GANAS Minta Legalitas dan Dokumen Lingkungan Diaudit

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:11 WIB

Petugas Rutan Kelas I Medan Gagalkan Dugaan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi Lewat Kunjungan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Pagi Menyapa, Kalapas Sibolga Tegaskan Disiplin dan Pemenuhan Hak bagi Warga Binaan Kiriman

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah Tinjau Standar Higienis Produksi Tempe dan Dapur Lapas Sibolga

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Kapolres Sergai Letakkan Batu Pertama Bedah Rumah Bilal Mayat, Bukti Nyata Semangat Polisi Bersama Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:59 WIB

​Antusiasme Tak Surut, Dapur Umum DPC GRIB Jaya Medan Terus Dibanjiri Warga Penerima Manfaat

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Pastikan Produksi Pangan Higienis, Lapas Sibolga Skrining Kesehatan Warga Binaan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Tim LPPA Sumut Minta Kepala SPPG Sumut Dicopot, Buntu 17 Siswa SD di Medan Keracuna MBG

Berita Terbaru