HUT ke-81 RI, Ngatiyana: Anggaran Bukan Tujuan, Manfaat untuk Warga yang Utama

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:23 WIB

5085 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIMAHI, ANALISANEWS.ID,–   Pemerintah Kota Cimahi menggelar upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Cimahi di Lapangan Rajawali, Senin (17/8/2026). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kota Cimahi, aparatur sipil negara (ASN), organisasi kemasyarakatan, pelajar, para veteran, serta berbagai elemen masyarakat.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam amanatnya menyampaikan bahwa kemerdekaan memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar terbebas dari penjajahan. Kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan perekonomian, serta pemenuhan hak dasar masyarakat.

Menurutnya Peringatan HUT Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam melanjutkan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, pelayanan publik yang berkualitas, serta pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, pembangunan Kota Cimahi diarahkan untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat melalui penguatan sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur, ekonomi, sosial, dan lingkungan. Berbagai program dan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan pelayanan yang semakin mudah diakses, merata, dan berkualitas

“Dalam membangun kota, yang dipikirkan bukan semata-mata berapa besar anggarannya, atau berapa banyak proyeknya. Tetapi satu hal, seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat,” tutur Ngatiyana.

Ngatiyana memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Cimahi sepanjang setahun terakhir. Di sektor kesehatan, Pemerintah Kota Cimahi merampungkan pembangunan Puskesmas Cibeureum yang lebih representatif untuk melayani lebih dari 62 ribu jiwa penduduk, serta melanjutkan revitalisasi Puskesmas Melong Tengah. Seluruh kecamatan di Kota Cimahi kini juga telah memiliki layanan rawat jalan sore, sehingga warga yang bekerja pada pagi hari tetap bisa mengakses layanan kesehatan tanpa harus mengorbankan penghasilan.

Di bidang infrastruktur, kehadiran Bundaran Jati disebut memperbaiki konektivitas dan mengurai kepadatan lalu lintas, sementara pembangunan underpass Gatot Subroto–Baros terus dikawal melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dari sisi ekonomi, Ngatiyana mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Kota Cimahi pada 2025 mencapai 5,33 persen, meski ia menegaskan angka tersebut bukan tujuan akhir, melainkan harus bermuara pada lapangan kerja dan kesejahteraan keluarga.

Isu lingkungan turut menjadi sorotan. Pemerintah Kota Cimahi mendorong gerakan zero to landfill melalui optimalisasi TPST Santiong yang diproyeksikan mampu mengolah hingga 85 ton sampah per hari, diperkuat gerakan Sapu Jagat untuk pengelolaan sampah dari sumbernya. Ngatiyana juga menyinggung capaian predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-13 sebagai bentuk amanah pengelolaan keuangan daerah, bukan sekadar penghargaan seremonial.

Ngatiyana menyampaikan bahwa berbagai capaian pembangunan yang telah diraih tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi seluruh unsur masyarakat. Pemerintah daerah, menurutnya, memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap program pembangunan dilaksanakan secara efektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kota ini tidak bisa dibangun sendiri. Ada hal yang harus kita kerjakan sendiri, ada hal yang harus kita kerjakan Bersama, dan ada hal yang harus kita perjuangkan bersama-sama dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.          Inilah gotong royong dalam wajah pembangunan modern,” ujar Ngatiyana.

Ngatiyana juga menyoroti situasi fiskal daerah yang masih terbatas. Menurutnya, keterbatasan anggaran mengajarkan satu pelajaran penting yakni bahwa efisiensi tidak boleh diartikan sebagai pengurangan keberpihakan kepada masyarakat. Efisiensi, tegasnya, bukan berarti mengerjakan lebih sedikit, melainkan memilih program secara lebih cerdas, menentukan mana yang harus didahulukan, mana yang memberi dampak terbesar, dan mana yang benar-benar dibutuhkan warga.

“Kita harus semakin cerdas memilih prioritas, harus semakin disiplin mengelola setiap rupiah uang rakyat dan kita harus berani memilih program yang paling besar dampaknya bagi masyarakat,”

Ia juga mengingatkan seluruh aparatur agar menjadikan momentum kemerdekaan sebagai penguat semangat pengabdian, integritas, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Setiap kebijakan dan pelayanan harus ditempatkan dalam kerangka kepentingan masyarakat.

“Di hari kemerdekaan ini, mari kita jadikan merah putih bukan hanya sebagai bendera yang kita kibarkan, melainkan janji untuk bekerja lebih keras, janji untuk melayani lebih tulus, janji untuk membangun lebih mantap agar masyarakat menjadi hepi,” pungkas Ngatiyana. **(Ipung).

 

Sumber : Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi

Berita Terkait

Ketum PIM Akhmad Ikhsan: Prestasi BRIJARBARA SMPN 5 Contoh Kepemimpinan Sejak Dini
Siap Harumkan Nama Kota Bandung: BRIJARBARA SMPN 5 & SMPN 7 Berlaga di Kejurda FORBASI Jawa Barat 2026
Warga Apresiasi Pengecoran Jalan Raya Sukatani di Depan RS DKH
Sidak Underpass Cimahi, KDM Tanyakan Kepastian Upah Pekerja
Ketua DPRD Cimahi Gaungkan Gerakan “Sampah Bisa Jadi Duit”, Hasilnya untuk Kas RT dan Santunan Yatim
Dugaan Fiktif,Pemalsuan Tanda Tangan Pengurus SPJ Dana Hibah Golkar Bekasi Rp1,61 Miliar Disorot LSM GANAS
Prihatin Warga Kesulitan Cari Pengurus Jenazah, Ketua DPRD Cimahi Dorong Pelatihan Pemulasaran
Jeriken BBM di Lokasi Proyek Kali Ciherang Rp14,2 Miliar Picu Sorotan, Asal Pasokan Dipertanyakan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Puluhan Hektare Galian C di Cibarusah Disorot, GANAS Minta Legalitas dan Dokumen Lingkungan Diaudit

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:11 WIB

Petugas Rutan Kelas I Medan Gagalkan Dugaan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi Lewat Kunjungan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Pagi Menyapa, Kalapas Sibolga Tegaskan Disiplin dan Pemenuhan Hak bagi Warga Binaan Kiriman

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah Tinjau Standar Higienis Produksi Tempe dan Dapur Lapas Sibolga

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Kapolres Sergai Letakkan Batu Pertama Bedah Rumah Bilal Mayat, Bukti Nyata Semangat Polisi Bersama Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:59 WIB

​Antusiasme Tak Surut, Dapur Umum DPC GRIB Jaya Medan Terus Dibanjiri Warga Penerima Manfaat

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Pastikan Produksi Pangan Higienis, Lapas Sibolga Skrining Kesehatan Warga Binaan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Tim LPPA Sumut Minta Kepala SPPG Sumut Dicopot, Buntu 17 Siswa SD di Medan Keracuna MBG

Berita Terbaru