Cimahi Jadi Tuan Rumah Rakor Disdukcapil Jabar, Tekankan Keamanan Data

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026 - 18:38 WIB

5083 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIMAHI,ANALISANEWS.ID – Kota Cimahi menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) se-Jawa Barat yang dirangkaikan dengan penyerahan Sertifikat SNI ISO/IEC 27001:2022 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi. Kegiatan ini digelar di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Cimahi, Rabu (22/4), dan dihadiri para kepala Disdukcapil kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Rakor ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antar daerah dalam pengelolaan administrasi kependudukan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan berbasis digital yang aman dan terintegrasi. Sertifikasi SNI ISO/IEC 27001:2022 yang diserahkan dalam kegiatan ini menjadi penanda penting komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan data kependudukan. Penyerahan sertifikat SNI ISO/IEC 27001:2022 ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi daerah lain untuk menerapkan standar keamanan informasi yang sama dalam pengelolaan data kependudukan.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menegaskan bahwa penguatan sistem keamanan informasi merupakan fondasi utama dalam pengelolaan data kependudukan di era digital. Ia menilai, data administrasi kependudukan memiliki nilai strategis yang tinggi sehingga harus dijaga dengan standar keamanan yang ketat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Data kependudukan ini sangat penting dan sensitif. Ketika sistem keamanannya sudah terjamin, maka integrasi data dengan berbagai layanan lainnya bisa dilakukan secara optimal,” ujarnya.

Adhitia menekankan bahwa Indonesia sebenarnya telah memiliki fondasi kuat melalui penerapan KTP elektronik (e-KTP). Namun, tantangan ke depan adalah bagaimana mengintegrasikan data tersebut secara luas tanpa mengabaikan aspek keamanan.

“Indonesia sudah selangkah lebih maju dengan e-KTP. Tantangannya sekarang adalah integrasi data, dan itu harus didukung dengan sistem keamanan yang kuat agar tidak menimbulkan risiko kebocoran,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan, tingginya nilai strategis data kependudukan justru menghadirkan tantangan besar. Integrasi langsung melalui chip e-KTP berpotensi menimbulkan kerawanan kebocoran apabila sistem pengamanannya belum sepenuhnya andal. Ancaman peretasan pun kian meningkat seiring tingginya nilai jual data tersebut di pasar gelap global.

Oleh karena itu, pemerintah perlu bersikap cermat dalam membuka akses integrasi data. Penguatan sistem keamanan siber, penerapan enkripsi, serta mekanisme autentikasi yang ketat menjadi prasyarat utama sebelum integrasi dilakukan secara luas.

Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung Barat, Tata Irawan Subandi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan rakor ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antar Disdukcapil se-Jawa Barat dalam menghadapi tantangan pengelolaan data kependudukan yang semakin kompleks. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi praktik terbaik dalam peningkatan kualitas layanan administrasi kependudukan di masing-masing daerah.

Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar daerah dalam pengelolaan layanan kependudukan. Dengan adanya sertifikasi SNI ISO/IEC 27001:2022, diharapkan seluruh daerah dapat semakin meningkatkan standar pengamanan informasi serta kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik.

Melalui Rakor ini, Disdukcapil  se-Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola administrasi kependudukan yang modern, aman, dan berkelanjutan. (Ipung).

Sumber : Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi

Berita Terkait

Atasi Kemarau Panjang, Pemkot Cimahi Gelar Shalat Istisqo di Alun-Alun
Dialog Budaya 2026 Dorong Pelestarian Aksara Sunda di Cimahi
PAWANG RONDA Ngatiyana Dengar Aspirasi Warga Utama
Peringati Haornas, Cimahi Lepas 884 Personel ke Porprov XV Jabar
Ngatiyana: Rotasi Pejabat untuk Perkuat Pelayanan Publik
Wali Kota Ngatiyana Ngawangkong Bari Ngaronda di Padasuka
Pemkot Cimahi Evaluasi Rekayasa Lalu Lintas Akibat Pembangunan Underpass
Cegah Ancaman Siber, Cimahi Kembangkan Inovasi SATRIA

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:15 WIB

Kapolres Bireuen Hadiri Pembukaan AKSIOMA Kemenag Kabupaten Bireuen Tahun 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 18:52 WIB

Peringati HKGB Ke-74, Bhayangkari Cabang Bireuen Gelar Olah Raga dan Donor Darah

Kamis, 17 September 2026 - 23:56 WIB

Kapolres Bireuen Hadiri Donor Darah Milad Ke-60 Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI)

Kamis, 17 September 2026 - 23:49 WIB

Kapolres Bireuen Hadiri Donor Darah Milad Ke-60 Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI)

Kamis, 17 September 2026 - 02:22 WIB

Hari Jadi ke-78 Polwan, Polres Bireuen Tegaskan Komitmen Membangun Personel yang Profesional, Humanis dan Berintegritas

Kamis, 17 September 2026 - 00:28 WIB

Keberhasilan Polisi Tangani Gangguan Keamanan Berkat Peran Aktif Warga Lapor ke 110, Kata Kapolres Bireuen

Senin, 14 September 2026 - 22:00 WIB

Kapolres Bireuen Hadiri Kegiatan Masa Ta’aruf dan Baitul Arqam Mahasiswa Baru UMMAH

Senin, 14 September 2026 - 02:18 WIB

Model Sekolah Percontohan Tertib Lalu Lintas yang Didampingi Satlantas Polres Bireuen Dianggap Sukses Menjadi Role Model

Berita Terbaru