Mahasiswa UGL Diterjunkan ke Wilayah Terdampak Bencana, Perkuat Pemulihan dan Kemandirian Desa di Aceh Tenggara

ANALISA NEWS

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 22:49 WIB

50293 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane — Universitas Gunung Leuser (UGL) Aceh secara resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam sebuah seremoni di Gedung Serbaguna UGL, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian pembekalan yang telah berlangsung sejak 9 April 2026, sekaligus menandai dimulainya pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat.

Pada tahun ini, KKN UGL mengangkat tema “Menciptakan Masyarakat yang Mandiri Pasca Bencana Hidrometeorologi Menuju Aceh Tenggara Hebat”. Tema tersebut disusun sebagai respons atas kondisi sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tenggara, khususnya di Kecamatan Ketambe, yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi seperti banjir dan kerusakan lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Rektor I UGL, Bahrul Ilmi, S.I.P., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa KKN merupakan bagian penting dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Ia menyebutkan bahwa mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk membantu menyelesaikan persoalan nyata di lapangan.

“KKN adalah ruang belajar sekaligus pengabdian. Mahasiswa harus mampu menjadi penghubung antara pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat, serta hadir sebagai bagian dari solusi,” ujarnya.

Ketua Umum Yayasan Pendidikan Gunung Leuser (YPGL), Drs. H. Jamanuddin, M.AP, turut memberikan arahan kepada para peserta. Ia menekankan pentingnya kemampuan adaptasi mahasiswa terhadap kondisi sosial dan budaya setempat, serta mendorong kontribusi aktif dalam mendukung program kemandirian desa.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Ketua Dewan Pembina YPGL yang juga Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M., didampingi Ketua Dewan Pengawas YPGL Drs. H. Syahbudin BP, M.M., beserta jajaran. Kehadiran pimpinan daerah ini menunjukkan dukungan pemerintah terhadap peran perguruan tinggi dalam proses pemulihan pascabencana.

Dalam arahannya, Bupati Aceh Tenggara menyampaikan pesan agar mahasiswa menjaga sikap dan nama baik institusi selama menjalankan tugas di lapangan. Ia juga mendorong mahasiswa untuk memberikan kontribusi yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Mahasiswa harus mampu menjadi duta kampus yang membawa nilai-nilai positif, serta meninggalkan dampak yang dapat dirasakan masyarakat, tidak hanya selama kegiatan berlangsung, tetapi juga setelahnya,” kata Salim Fakhry.

Usai kegiatan pelepasan, para mahasiswa langsung diberangkatkan menuju Kecamatan Ketambe. Setibanya di lokasi, mereka diterima secara resmi di Kantor Camat Ketambe sebelum diserahkan secara administratif ke sepuluh desa yang telah ditetapkan sebagai lokasi KKN.

Selama kurang lebih satu bulan ke depan, mahasiswa akan menjalankan berbagai program kerja yang berfokus pada pemulihan pascabencana, peningkatan kapasitas masyarakat, serta penguatan ekonomi dan sosial desa. Program tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana sekaligus mendorong terciptanya kemandirian yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Universitas Gunung Leuser kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan peran strategis perguruan tinggi sebagai agen perubahan. KKN tidak hanya menjadi agenda akademik tahunan, tetapi juga bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih akibat dampak bencana.

Laporan: Edi Sahputra

Berita Terkait

Gerak Cepat Unit Identifikasi Polres Aceh Tenggara, Tangani TKP Warga Meninggal di Perapat Sepakat
Gerak Cepat Unit Identifikasi Polres Aceh Tenggara, Tangani TKP Warga Meninggal di Perapat Sepakat
Malam Hari, Polsek Lawe Sigala-gala Gelar Razia KRYD, Cegah Gangguan Kamtibmas
Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 56 Perkara di Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara
Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 56 Perkara di Kejaksaan Negeri
Banjir Susulan Terjang Desa Kuning I, Polsek Bambel Respon Cepat Amankan Jalur Nasional
Angin Kencang Disertai Hujan Deras, Plafon IGD RSUD Kutacane Ambruk
Kasat Binmas Aceh Tenggara menjadi Pembina Upacara, Pesan Jauhi Narkoba dan Knalpot Brong serta Siswa Bijak Bermedia Sosial

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 23:28 WIB

Pemerintah Kabupaten Pringsewu & Pemkot Tangerang Selatan Jalin Kerjasama Replikasi SISGITA

Selasa, 22 September 2026 - 01:40 WIB

BPK Sumsel Bantah Larang Sekolah Berlangganan Media, Lalu Siapa yang Hentikan Kemitraan di Ogan Ilir?

Sabtu, 19 September 2026 - 17:13 WIB

Bantah Jadi Dalang Demo di Karawang, Jenal Aripin: Saya Justru Sudah Laporkan ke Gubernur

Rabu, 16 September 2026 - 23:35 WIB

Kompensasi Underpass Gatot Subroto, Pemkot Cimahi Tanam 74 Pohon di Baros

Selasa, 15 September 2026 - 02:54 WIB

Diduga Beraktivitas Tanpa Sosialisasi PT SKC Dipertanyakan Warga Wawowonua

Minggu, 13 September 2026 - 03:24 WIB

Diduga Minim Sosialisasi, Aktivitas PT SKC di Wawowonua Dipertanyakan Warga

Sabtu, 12 September 2026 - 14:00 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Jumat, 11 September 2026 - 21:36 WIB

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba

Berita Terbaru