Lapas Sibolga Gandeng Pemkot dan Perguruan Tinggi Kembangkan Budidaya Ikan untuk Ketahanan Pangan

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Sabtu, 5 September 2026 - 13:03 WIB

5065 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIBOLGA, 5 September 2026 —

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolga terus mengembangkan program pembinaan kemandirian berbasis ketahanan pangan. Kali ini, Lapas Sibolga mendorong pengembangan budidaya ikan nila dan lele melalui kolaborasi dengan Dinas Perikanan, Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Sibolga serta Sekolah Tinggi Perikanan Sibolga.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pelaksanaan Pendampingan dan Pembinaan Kemandirian Ketahanan Pangan Perikanan Ikan Nila dan Lele Sistem Kolam Tanah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PKS bersama Dinas Perikanan, Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Sibolga telah dilaksanakan pada 20 Agustus 2026. Sementara itu, kerja sama dengan Sekolah Tinggi Perikanan Sibolga dilaksanakan pada 3 September 2026.

Kerja sama lintas sektor ini menjadi langkah strategis Lapas Sibolga dalam memanfaatkan lahan kosong di lingkungan Lapas agar lebih produktif sekaligus memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Sibolga, Tri Purnomo, mengatakan pengembangan budidaya perikanan merupakan bentuk nyata dukungan Lapas Sibolga terhadap program Asta Cita Presiden dan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di bidang ketahanan pangan dan pengembangan sumber daya manusia.

“Kami ingin lahan yang ada di lingkungan Lapas tidak hanya menjadi ruang kosong, tetapi dapat dimanfaatkan secara produktif. Di sisi lain, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi warga binaan untuk mendapatkan keterampilan yang bisa menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Tri Purnomo.

Menurut Tri Purnomo, pembinaan kemandirian tidak cukup hanya memberikan kegiatan kepada warga binaan. Pembinaan harus mampu menghasilkan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman kerja yang memiliki nilai manfaat setelah mereka menyelesaikan masa pidana.

Karena itu, budidaya ikan nila dan lele akan diarahkan sebagai Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Warga binaan dilibatkan dalam proses budidaya dengan pendampingan teknis dari mitra, sehingga mereka dapat memahami tahapan pengelolaan perikanan secara langsung.

Mulai dari persiapan kolam, penebaran benih, pemberian pakan, pemeliharaan, pengelolaan kualitas air hingga proses panen menjadi bagian dari proses pembelajaran yang dapat membentuk keterampilan dan sikap kerja warga binaan.

“Harapannya, keterampilan yang diperoleh di Lapas nantinya dapat dikembangkan secara mandiri. Jadi, ketika kembali ke masyarakat, mereka memiliki pilihan untuk memanfaatkan keahlian tersebut sebagai salah satu sumber penghasilan,” jelasnya.

Keterlibatan pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam program ini juga menjadi nilai penting. Dukungan pemerintah daerah diharapkan memperkuat aspek pengembangan ketahanan pangan, sementara perguruan tinggi dapat memberikan pendampingan berbasis pengetahuan dan teknologi perikanan.

Ke depan, Lapas Sibolga berencana meningkatkan skala budidaya dengan menambah jumlah kolam ikan. Selain kolam tanah, kolam terpal juga akan dipertimbangkan sebagai alternatif untuk memperluas kapasitas produksi dengan menyesuaikan ketersediaan lahan.

Pengembangan tersebut diharapkan tidak berhenti pada aspek produksi. Lapas Sibolga juga membuka peluang agar hasil budidaya dapat dikelola secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari ekosistem pembinaan kemandirian yang memiliki nilai ekonomi.

Dengan demikian, lahan pemasyarakatan tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga dapat menjadi ruang produktif untuk menghasilkan pangan sekaligus mencetak sumber daya manusia yang memiliki keterampilan.

Melalui sinergi antara Lapas Sibolga, pemerintah daerah dan dunia pendidikan, program ini diharapkan mampu menghadirkan pembinaan yang semakin produktif, edukatif dan berkelanjutan.

Dari lahan yang sebelumnya kosong, Lapas Sibolga menanamkan keterampilan. Dari keterampilan, dibangun kemandirian. Dan dari kemandirian, dipersiapkan warga binaan untuk kembali memberikan manfaat bagi masyarakat. (Tim Humas Lasiga)

Berita Terkait

Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga
Tinggalkan Paham Radikalisme, Napiter Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ucapkan Ikrar Setia NKRI
Puluhan Hektare Galian C di Cibarusah Disorot, GANAS Minta Legalitas dan Dokumen Lingkungan Diaudit
Ketua Rayon KB FKPPI Tanjung Morawa Husen Sukri Dukung Polda Sumut Usut Tuntas Insiden yang Tewaskan Dony Pacek
Petugas Rutan Kelas I Medan Gagalkan Dugaan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi Lewat Kunjungan
Pagi Menyapa, Kalapas Sibolga Tegaskan Disiplin dan Pemenuhan Hak bagi Warga Binaan Kiriman
Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah Tinjau Standar Higienis Produksi Tempe dan Dapur Lapas Sibolga
Kapolres Sergai Letakkan Batu Pertama Bedah Rumah Bilal Mayat, Bukti Nyata Semangat Polisi Bersama Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:29 WIB

Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan, Anggota Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Kemandirian Lapas Sibolga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Puluhan Hektare Galian C di Cibarusah Disorot, GANAS Minta Legalitas dan Dokumen Lingkungan Diaudit

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Ketua Rayon KB FKPPI Tanjung Morawa Husen Sukri Dukung Polda Sumut Usut Tuntas Insiden yang Tewaskan Dony Pacek

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:11 WIB

Petugas Rutan Kelas I Medan Gagalkan Dugaan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi Lewat Kunjungan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Pagi Menyapa, Kalapas Sibolga Tegaskan Disiplin dan Pemenuhan Hak bagi Warga Binaan Kiriman

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah Tinjau Standar Higienis Produksi Tempe dan Dapur Lapas Sibolga

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Kapolres Sergai Letakkan Batu Pertama Bedah Rumah Bilal Mayat, Bukti Nyata Semangat Polisi Bersama Masyarakat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:59 WIB

​Antusiasme Tak Surut, Dapur Umum DPC GRIB Jaya Medan Terus Dibanjiri Warga Penerima Manfaat

Berita Terbaru