KUTACANE — Pemerintah terus memperkuat upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat. Di Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), Bupati H. M. Salim Fakhry menyerahkan secara simbolis Bantuan Pangan (Banpang) berupa beras alokasi Juli–September 2026 kepada masyarakat Kecamatan Lawe Sumur.
Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Camat Lawe Sumur, Desa Kute Paser, Senin (31/8/2026), disambut antusias masyarakat penerima manfaat.
Program bantuan pangan tersebut merupakan program pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas), yang penyalurannya dilakukan melalui Perum Bulog bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Dalam kesempatan itu, Bupati H. M. Salim Fakhry menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat melalui program bantuan pangan.
“Atas nama masyarakat Aceh Tenggara, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas bantuan yang diberikan. Semoga bantuan beras ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar Salim Fakhry.
Menurut Bupati, bantuan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, tetapi juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga.
“Bantuan ini diberikan pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional, kemudian disalurkan melalui Bulog bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan pangan dan membantu masyarakat,” katanya.
958,89 Ton Beras untuk 18 Desa
Kepala Dinas Pangan Aceh Tenggara, Karnodi, berharap bantuan yang disalurkan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak dan dapat memberikan manfaat nyata bagi kebutuhan rumah tangga.
“Kami berharap bantuan beras ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan mampu meringankan beban kebutuhan rumah tangga,” kata Karnodi.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Kutacane, Muhammad Asrian, menjelaskan bahwa penyaluran Banpang di Kecamatan Lawe Sumur mencakup masyarakat di 18 desa.
Total bantuan yang akan disalurkan mencapai 958.890 kilogram atau sekitar 958,89 ton beras bagi penerima manfaat di wilayah tersebut.
Besarnya volume bantuan itu diharapkan mampu memberikan tambahan dukungan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga selama periode Juli hingga September 2026.
Data Penerima Sudah Divalidasi
Camat Lawe Sumur, Ardian Busra, memastikan data penerima bantuan telah melalui proses validasi. Meski demikian, pemerintah kecamatan tetap membuka ruang bagi masyarakat yang merasa memenuhi kriteria namun belum tercatat sebagai penerima.
“Data penerima sudah divalidasi dengan baik. Jika ada masyarakat yang merasa layak mendapatkan bantuan tetapi belum menerimanya, silakan menghubungi petugas penginputan untuk dilakukan pengecekan dan verifikasi ulang,” ujar Ardian.
Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap program bantuan pangan tersebut cukup tinggi. Kehadiran bantuan beras dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Ardian berharap program bantuan pangan dari pemerintah dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan.
“Antusiasme masyarakat di Kecamatan Lawe Sumur sangat baik. Karena itu, masyarakat berharap bantuan seperti ini dapat terus diberikan ke depannya,” pungkasnya.laporan, (EDIGAYO)


































