Usia Perak Cimahi, Kepuasan Publik 82,7%: Ngatiyana Fokus Entaskan Kemiskinan

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:05 WIB

5093 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIMAHI, ANALISANEWS – Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Cimahi menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pembangunan sekaligus peneguhan komitmen untuk terus menghadirkan kemajuan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Memasuki usia seperempat abad, Kota Cimahi terus menunjukkan transformasi sebagai kota yang adaptif, produktif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup warganya melalui pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Pemerintah Kota Cimahi memperingati Hari Jadi ke-25 Kota Cimahi dengan menggelar upacara di Lapangan Alun-Alun Kota Cimahi, Sabtu (21/6/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dan dihadiri Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, instansi vertikal, tokoh masyarakat, kepala perangkat daerah, para camat, lurah, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam amanatnya, Ngatiyana menyampaikan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk penghormatan kepada para tokoh dan pejuang otonomi daerah yang telah memperjuangkan lahirnya Kota Cimahi sebagai daerah otonom. Semangat perjuangan tersebut, menurutnya, harus terus dilanjutkan melalui kerja nyata dan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keberadaan Kota Cimahi hari ini merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu. Tugas kita sekarang adalah melanjutkan perjuangan tersebut dengan menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada peringatan tahun ini, Kota Cimahi mengusung tema “Arunakarsa Perak Cimahi”, yang dimaknai sebagai cahaya harapan baru yang membawa semangat kebangkitan dan tekad kuat untuk terus melakukan perubahan menuju kota yang lebih maju dan sejahtera.

Selama 25 tahun perjalanan pembangunan, Kota Cimahi terus berupaya menjawab berbagai tantangan perkotaan melalui peningkatan kualitas infrastruktur, pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, kesejahteraan sosial, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Ngatiyana dan Adhitia, sejumlah program strategis berhasil direalisasikan. Pada sektor infrastruktur, pembangunan Bundaran Jati berhasil mengurai kemacetan di kawasan Jalan Jati-Cihanjuang yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu titik kepadatan lalu lintas. Pemerintah Kota Cimahi juga tengah mempersiapkan pembangunan Underpass Gatot Subroto dan mendukung percepatan pembangunan flyover yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.

Di sektor kesehatan, berbagai fasilitas pelayanan terus diperkuat melalui pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), revitalisasi Puskesmas Cibeureum, pengembangan Unit Pelayanan Darah RSUD Cibabat, serta berbagai inovasi layanan kesehatan yang semakin mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, perhatian terhadap kelompok rentan diwujudkan melalui pembangunan Rumah Singgah Dinas Sosial yang kini menjadi tempat perlindungan dan pembinaan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan sosial. Pemerintah Kota Cimahi juga terus memperkuat berbagai program bantuan sosial, ketahanan pangan, dan perlindungan masyarakat guna menjaga kualitas hidup warga.

Menurut Ngatiyana, capaian pembangunan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh unsur pembangunan, mulai dari pemerintah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, hingga masyarakat.

“Pembangunan tidak mungkin dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata,” katanya.

Berdasarkan hasil survei kepuasan publik yang dilakukan lembaga independen, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kota Cimahi mencapai 82,7 persen. Meski demikian, Ngatiyana menegaskan capaian tersebut tidak boleh membuat pemerintah berpuas diri.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diselesaikan bersama, antara lain pengentasan kemiskinan, penurunan angka pengangguran, percepatan penanganan stunting, serta peningkatan ketahanan menghadapi berbagai potensi bencana.

Usai upacara, peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Cimahi dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Cimahi di Gedung DPRD Kota Cimahi. Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Cimahi tersebut dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, perwakilan instansi vertikal, serta berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari jadi daerah.

Rapat paripurna menjadi momentum refleksi atas perjalanan pembangunan Kota Cimahi selama 25 tahun sekaligus memperkuat komitmen kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.

Pada peringatan HUT ke-25 ini, Pemerintah Kota Cimahi juga melibatkan pelaku UMKM dalam berbagai rangkaian kegiatan sebagai upaya menggerakkan perekonomian lokal. Sejumlah stan UMKM turut hadir di kawasan Alun-Alun Kota Cimahi dan menjadi bagian dari pesta rakyat yang diselenggarakan untuk masyarakat.

Ngatiyana juga menyampaikan, ke depannya para tenan UMKM ini akan memeriahkan Car Free Day (CFD) Kota Cimahi yang akan rutin dilaksanakan setiap hari minggu.

“Momentum hari jadi harus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Karena itu kami melibatkan UMKM agar ekonomi lokal ikut bergerak dan masyarakat dapat merasakan suasana perayaan bersama,” ujar Ngatiyana.

Memasuki usia perak, Kota Cimahi terus melangkah dengan semangat “Saluyu Ngawangun Jati Mandiri”, memperkuat kolaborasi dan mempercepat pembangunan menuju terwujudnya Cimahi yang MANTAP, yakni Maju, Agamis, Nyaman, Teladan, Aman, dan Produktif. (Ipung).

 

Sumber : Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi

Berita Terkait

BPK Sumsel Bantah Larang Sekolah Berlangganan Media, Lalu Siapa yang Hentikan Kemitraan di Ogan Ilir?
Bantah Jadi Dalang Demo di Karawang, Jenal Aripin: Saya Justru Sudah Laporkan ke Gubernur
Kompensasi Underpass Gatot Subroto, Pemkot Cimahi Tanam 74 Pohon di Baros
Diduga Beraktivitas Tanpa Sosialisasi PT SKC Dipertanyakan Warga Wawowonua
Diduga Minim Sosialisasi, Aktivitas PT SKC di Wawowonua Dipertanyakan Warga
Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama
Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba
Kepemimpinan Pipit Haryanti Bawa Perubahan, Pemdes Lambangsari Sukses Sulap Situ Cibeureum Jadi Magnet Wisata Baru

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 00:17 WIB

Bea Cukai Aceh Turut Bahas Sekuritas Bandara Sultan Iskandar Muda

Selasa, 22 September 2026 - 00:45 WIB

Nomor 0811683833 Milik Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Diduga Diretas, Masyarakat Diminta Waspada

Senin, 21 September 2026 - 23:17 WIB

SK Fungsional Terbit Setelah Dilantik Jadi Irban, Pengangkatan Abdullah di Inspektorat Aceh Disorot Pengamat Hukum

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Serentak di 36 Kota, POGI Aceh dan Pegadaian Gelar Merdeka Stunting 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Kaukus Nusantara Desak Pemekaran ALA dan ABAS Jadi Solusi Jaga Keutuhan NKRI Pasca-Kericuhan di Aceh

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Kaukus Nusantara Desak Pemekaran ALA-ABAS, Dinilai Jadi Solusi Jaga Keutuhan NKRI

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Banda Aceh Darurat Pelanggaran Syariat? Ketegasan Penegakan Hukum Dipertanyakan

Berita Terbaru