Program MBG Dinilai Tepat Sasaran, DPP LPPI Tolak Isu Pencopotan Kepala BGN

ANALISA NEWS

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:43 WIB

50106 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Berbeda dengan sikap yang disampaikan kelompok Cipayung Plus, sejumlah elemen masyarakat, akademisi, dan organisasi pemuda lainnya justru menyampaikan dukungan tegas terhadap keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Dukungan itu salah satunya datang dari Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Independen (DPP LPPI) dalam pernyataan rilis persnya, pada Rabu 13 Mei 2026 di Jakarta, mereka menilai program ini sebagai terobosan paling nyata untuk memutus rantai kemiskinan struktural akibat masalah gizi buruk dan stunting.

Ketua Umum DPP LPPI, Dedi Siregar menyampaikan bahwa tujuan utama program MBG sejalan dengan amanat konstitusi untuk menjamin kesejahteraan rakyat. Menurutnya, kritik yang muncul harus ditempatkan sebagai masukan konstruktif, bukan alasan untuk menghentikan atau menggangu pelaksanaan program yang sudah dinanti bertahun-tahun itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sepenuhnya memahami adanya catatan terkait pelaksanaan di lapangan. Namun, melihat besarnya tantangan masalah gizi di Indonesia, program MBG adalah solusi yang tepat sasaran. Anggaran sebesar Rp268 triliun yang dialokasikan pada tahun 2026 adalah investasi jangka panjang, bukan sekadar pengeluaran rutin negara,” tegas Dedi dalam keterangan persnya.

Menanggapi sorotan terkait alokasi dana untuk pengadaan kendaraan bermotor, perangkat pendukung operasional, hingga kebutuhan administrasi lainnya, DPP LPPI menilai bahwa setiap pos pengeluaran telah disusun melalui kajian kebutuhan yang mendalam.

“Setiap rupiah yang dikeluarkan memiliki dasar perencanaan. Istilah ‘ugal-ugalan’ yang disematkan kelompok mahasiswa lain kami nilai kurang tepat dan belum memahami alur kerja teknis di lapangan,” tambah Dedi.

Mengenai kasus gangguan kesehatan pasca konsumsi makanan yang dilaporkan terjadi di sejumlah daerah, pihaknya menegaskan bahwa angka tersebut sangat kecil dibandingkan jumlah penerima manfaat yang mencapai jutaan orang setiap harinya. Kasus keracunan juga sedang ditangani secara medis dan administratif untuk mencari akar masalahnya, apakah berasal dari bahan baku, proses pengolahan, atau faktor kondisi kesehatan masing-masing penerima manfaat.

Dedi Siregar juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Kepala BGN, Dadan Hindayana. Menurut mereka, dalam waktu kurang dari setahun, BGN telah berhasil membangun jaringan dapur umum di lebih dari 500 kabupaten/kota, menyusun standar menu gizi sesuai rekomendasi ahli gizi, serta menjalin kerja sama dengan ribuan petani lokal sebagai pemasok bahan makanan.

“Pencopotan kepala badan bukanlah solusi. Justru yang dibutuhkan adalah dukungan agar perbaikan sistem terus berjalan. Di bawah kepemimpinan Dadan Hindayana, program ini mulai memiliki cetak biru yang jelas,” ujar Dedi

Berbeda dengan penolakan masuknya program MBG ke lingkungan kampus dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), DPP LPPI justru mendukung perluasan jangkauan tersebut. Mereka menilai mahasiswa dan warga binaan Lapas juga merupakan bagian dari warga negara yang berhak mendapatkan pemenuhan kebutuhan gizi.

“Mahasiswa membutuhkan asupan gizi yang cukup agar daya pikir dan produktivitas belajar terjaga. Demikian juga warga binaan di Lapas, pemenuhan gizi adalah hak asasi manusia dan bagian dari upaya reintegrasi sosial,” jelas Dedi.

Selain itu, mereka juga berharap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat melakukan pemeriksaan berkala sebagai bentuk pengawasan yang wajar, namun tetap menjaga kelancaran operasional program. Mereka juga mengusulkan pembentukan tim pendampingan teknis, bukan lembaga pengawasan terpisah yang dikhawatirkan akan menambah birokrasi.

“Kami berkomitmen untuk ikut serta mengawasi sekaligus membantu sosialisasi program MBG di tingkat akar rumput. Mari kita bangun Indonesia yang lebih sehat dan cerdas dimulai dari gizi yang terpenuhi,” tutup Dedi

SALAM HORMAT,
DEWAN PIMPINAN PUSAT
LEMBAGA INDEPENDEN PEMUDA PEMWRHATI INDONESIA

KETUA UMUM
DEDI SIREGAR

Berita Terkait

Ketum PP GPA H. Aminullah Siagian Buka RAKERWIL GPA DKI JAKARTA Tekankan Kekompakan dan Kemandirian Kader
Pengamat Apresiasi Gerak Cepat Pangdam VI/Mulawarman Tangani Karhutla
Pusat Studi Kepolisian Terus Menggeliat, Mahasiswa Bedah Gagasan Reformasi Birokrasi Polri
Budi Arie Dilaporkan, Pengamat: Terlalu Dipaksakan dan Mengada-ngada
“Budi Arie Clear!” Aktivis Nasional Minta Publik Hentikan Spekulasi soal Kasus Judi Online
H Irmawan Buka Beasiswa Pemuda ke Jepang, Prioritaskan Anak Desa untuk Bangun Negeri
GERTAK Ajukan Laporan Pengaduan ke Bareskrim Polri, Dugaan Penghinaan, Fitnah dan Hoaks
BNN dan Polri Bekuk Gembong Narkoba Kampung Bahari, PW GP Al Washliyah Bukti Kolaborasi BNN Tak Beri Ruang untuk Bandar Narkoba

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 19:32 WIB

Satukan Langkah, Eratkan Kebersamaan untuk Negeri, Yonif TP 852/ABY Bersama Insan Pers

Senin, 21 September 2026 - 21:38 WIB

Gawat! Janji Tinggal Janji, Jalan Rusak Parah di Dusun 5 Lorong Pertiwi Desa Kolam Tak Kunjung Diperbaiki Sejak 2020 Hingga 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Karang Taruna Buntu Bedimbar Jadi yang Terdepan untuk Penggerak Gebyar AKBAR HUT RI ke 81

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Karang Taruna Buntu Bedimbar Jadi Penggerak Gebyar AKBAR HUT RI ke-81

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:05 WIB

GEBYAR AKBAR BUNTU BEDIMBAR MERIAHKAN HUT REPUBLIK INDONESIA YANG KE-81

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Respon Cepat Diharapkan, Kapolsek Tanjung Morawa Didesak Tindak Anggota Diduga Tak Respons Laporan Geng Motor

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:54 WIB

Legenda Kuliner Sejak 1968: Bakso Amat Kini Hadir di Jalan Batang Kuis, Tawarkan Kelezatan Iga Asli yang Menggoda Selera

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:24 WIB

Kasus DBD Anak di Desa Dalu 10A Dusun 5: Warga Protes Kerja Bakti Tidak Merata dan Desak Tindakan Nyata

Berita Terbaru