Bagansiapi api — BLT yang selalu diterima masyarakat Rohil sebesar 250 Ribu perbulan untuk kedepannya akan dialihkan ke kelompok usaha bersama (KUBE),hal ini disebabkan karena defisit anggaran yang dialami oleh pemerintah kabupaten Rohil.
Untuk mengatasi permasalahan defisit anggaran,kementrian sosial RI dalam Hal ini Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan meminta kepada pemerintah kabupaten Rohil lebih memprioritaskan program KUBE dibandingkan dengan program BLT.
Kelompok Usaha Bersama (KUBE) ini adalah himpunan dari keluarga dengan jumlah anggota 5-10 Kepala Keluarga yang tergolong masyarakat miskin yang dibentuk nantinya dari penerima penerima bantuan keluarga miskin.
Sejalan dengan program kementrian sosial maka dengan itu, dinas sosial kabupaten Rohil,dibawah naungan zaiful alam jaya akan mengalihkan bantuan tersebut ke kelompok usaha bersama ,karena anggaran tersebut cukup untuk kegiatan tersebut dibandingkan dengan Bantuan langsung tunai (BLT),karena jika dipaksa untuk disalurkan maka banyak penerima di kabupaten Rohil ini tidak dapat.
Kepala dinas sosial Zaiful alam jaya putra atau yang lebih dikenal Alam mengatakan program kementrian sosial RI lebih mengedepankan program KUBE dibandingkan program BLT, dimana program BLT saat ini selain defisit anggaran BLT ini juga banyak penerima nya yang tidak tepat sasaran,
” Program pusat lebih mengedepankan KUBE,dibandingkan dengan program BLT, karena kita ketahui tahun ini selain kita defisit anggaran ,perlu diketahui bersama juga penerima BLT ini banyak yang tidak tepat sasaran, hingga kami berupaya untuk lebih memfokuskan anggaran yang terbatas ini untuk KUBE”
Lanjutnya pengalihan BLT ini bukan usulan dari Bupati dan wakil Bupati Rokan hilir H.Bistamam dan Jhony Charles, tapi ini murni program dari pusat. setelah dialihkan, Dinas sosial akan selalu memantau dan akan selalu meng evaluasi serta membimbing hingga program ini berjalan dengan baik.
” BLT ini dialihkan bukan usulan dari Bupati dan wakil Bupati Rohil,ini murni program dari pusat ,agar dana yang terbatas lebih efisiensi dan tepat sasaran dan kami akan selalu memantau dan mengevaluasi serta membimbing hingga program ini berjalan dengan baik” tutup Alam
Dengan pengalihan dari program BLT ke program KUBE karena defisit anggaran ,semoga program ini lebih meningkatkan perekonomian masyarakat Rohil.