Kutacane_Bupati Kabupaten Aceh Tenggara H. M . Salim Fakhry didampingi Wakil Bupati Heri Al Hilal berserta Dinas Perkerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), meninjau langsung jembatan penghubung antara dua Kecamatan, Kecamatan Badar dan Darul Hasanah. Selasa (1/4/2025).
Diketahui putusnya jembatan penghubung antara dua Kecamatan tersebut, disebabkan memuncaknya debit air kali Alas, akibat derasnya hujan pada (31/3) kemarin, hingga pukul 02.15 dini hari. Akibat putusnya jembatan yang memutuskan akses jalan antar dua kecamatan, untuk mengakses jalan umum, warga sekitar harus memutar dari jalan Mbarung dengan jarak tempuh lumayan jauh.
Terkait hal tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tenggara menginstruksikan kepada dinas terkait, Dinas PUPR dan BPBD agar secepatnya melakukan penanganan darurat. Dan untuk mempermudah masyarakat yang melintas, Bupati menyegerakan agar jembatan darurat pada sore ini dikerjakan.
Selanjutnya Kepala Dinas PUPR Sadli Desky mengatakan, panjang jembatan yang terputus diperkirakan 25 meter yang menghubungkan Kecamatan Badar dengan Darul Hasanah. untuk mengantisipasi debit sungai yang memuncak akibat hujan deras, Pemerintah daerah akan segera melakukan normalisasi sungai kali alas. Dengan menurunkan sejumlah alat berat ke lokasi kejadian.
Dan Untuk mengantisipasi korban kecelakaan dan korban jiwa atas kejadian tersebut, Bupati dan Wakil Bupati juga menginstruksikan setiap Kepala Desa di dua kecamatan tersebut, untuk menghimbau terhadap warga, agar berhati-hati jika melintas di lokasi kejadian (jembatan Natam).
Penijauan Bupati H. M. Salim Fakhry juga diikuti Camat Darul Hasanah Hayadun, serta beberapa Kepala Desa di Kecamatan tersebut.
(Fenra)