Polisi Segera Rampungkan Berkas Perkara Pengelolaan Zakat pada BPKK Aceh Tengah

ANALISA NEWS

- Redaksi

Selasa, 23 April 2024 - 18:45 WIB

5012 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Penyidik Subdit II Tindak Pidana Fismondev Ditreskrimsus Polda Aceh terus berupaya untuk sesegera mungkin merampungkan berkas perkara pengelolaan zakat pada Badan Pengelola Keuangan Kabupaten (BPKK) Aceh Tengah.

“Kami akan segera merampungkan kasus pengelolaan zakat pada BPKK Aceh Tengah. Saat ini, penyidik sudah menetapkan dua orang sebagai tersangka, yaitu AAW (59) dan NE (50). Berkas perkara tersebut juga telah dikirimkan ke JPU Kejati Aceh,” kata Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Winardy, dalam keterangannya, Selasa, 23 April 2024.

Winardy menjelaskan, tindak pidana dalam pengelolaan dana zakat tersebut dilakukan dengan dengan cara mengalihkan dana zakat dari rekening Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah ke rekening perimbangan untuk membayar kegiatan-kegiatan yang didanai oleh Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA), Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan non-fisik, serta Dana Bagi Hasil Pajak Rokok (DBH-PR). Padahal, semua kegiatan tersebut tidak termasuk Mustahik Zakat atau yang berhak menerima zakat.

Dari penyidikan diketahui, kedua tersangka secara bersama-sama telah melakukan dua kali pengalihan dana zakat dari rekening Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah yang bersumber dari Muzakki atau pemberi zakat baik yang disetorkan oleh perorangan maupun bendahara dinas/badan di Kabupaten Aceh Tengah tanpa pengajuan dari Kepala Sekretariat Baitul Mal selaku Pengguna Anggaran

“Ada dua kali pengalihan dana zakat yang dilakukan kedua tersangka, yaitu pada 30 Desember 2022 dialihkan dana ZIS senilai Rp8.297.005.407, untuk membayar 64 kegiatan yang telah dibiayai dari DOKA, DAK fisik dan non-fisik, serta DBH-PR. Berdasarkan 64 lembar SP2D yang tervalidasi, dengan rincian: dana zakat Rp6.996.864.660 dan infaq sebesar Rp1.300.140.747. Kemudian pada 30 Januari 2023, mereka kembali mengalihkan dana ZIS Rp12.486.728.300, untuk membayar 1 kegiatan yang didanai DAK non-fisik, yaitu Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan IV tahun 2022. Berdasarkan 1 lembar SP2D yang sudah tervalidasi, dengan rincian: dana Zakat Rp10.530.104.357 dan infaq Rp1.956.678.943,” jelas Winardy.

Berdasarkan rincian tersebut, sambungnya, total dana ZIS yang dialihkan oleh para tersangka adalah Rp20.783.788.707, dengan rincian: dana zakat Rp17.526.969.017 dan dana infaq Rp3.256.819.690.

Dalam kasus tersebut, penyidik telah mengamankan barang bukti berupa dokumen pemindahbukuan dana ZIS dari rekening Baitul Mal ke rekening perimbangan, Surat Perintah Pembayaran Dana untuk pembayaran kegiatan DOKA, DAK dan DBH-PR Penyitaan Khusus di PT Bank Aceh Syariah Cabang Takengon, dan dokumen lain terkait pengalihan dana ZIS Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah periode Desember 2022 hingga Juli 2023.

“Apa yang dilakukan kedua tersangka telah melanggar Pasal 39 Jo Pasal 25 dan atau Pasal 40 Jo Pasal 37 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp500 juta,” kata Winardy.

Terakhir, Winardy juga menyampaikan, penggunaan dana zakat dalam rekening Baitul Mal bersifat khusus. Artinya, penggunaan harus sesuai permintaan pembayaran yang diajukan Kepala Sekretariat Baitul Mal selaku Pengguna Anggaran untuk membayar kegiatan yang dilaksanakan oleh Sekretariat Baitul Mal, sebagaimana yang tertera di dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Kemudian, dana zakat juga harus didistribusikan kepada mustahik sesuai dengan syariat Islam serta tidak boleh digunakan untuk kegiatan lainnya. (DL)

Berita Terkait

Pangdam IM Terima Audiensi Dengan Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh
PLN Sigap Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penyambungan Listrik Industri di Aceh
Ingin Memajukan Aceh, Ketua Golkar Aceh TM Nurlif Daftar Calon Gubernur Melalui Gerindra
Ingin Majukan Ekonomi Aceh Tenggara dr, Pandi Sikel Maju Lewat Partai Gerindra
Suprianto ST Maju Bupati Aceh Tamiang, Daftar Diri Lewat Partai Prabowo Subianto
Aceh Miskin Karena Anggarannya Dirampok Elit Politik dan Elit Pemerintahan
Afridawati dan Amin Haris Daftar Diri Lewat Partai Gerindra Maju Bupati dan Wakil Bupati Simeulue, Akan didukung Prabowo Subianto
Bangkitkan Ekonomi Rakyat, Amiruddin SH Daftar Calon Bupati Aceh Barat Lewat Partai Gerindra

Berita Terkait

Minggu, 19 Mei 2024 - 10:31 WIB

Keluarga Besar AMI Mengucapkan ‘Selamat dan Sukses Atas Terpilihnya PJ Bupati Kabupaten Bekasi, Dr. H. Moh. Ikhwan Syataria, ST SE MM’

Selasa, 14 Mei 2024 - 15:46 WIB

Wasekjen AMI Dukung Kongres Masyarakat Bekasi Yang Akan Digelar

Minggu, 5 Mei 2024 - 15:08 WIB

Wakil Kepala Intelijen Investigasi Negara D.Silalahi Do’akan Pimred Jabar Express yang Sedang Sakit

Minggu, 5 Mei 2024 - 10:35 WIB

Warga Panbar Curhat ke Helmy Halim Soal SMP Negeri

Sabtu, 4 Mei 2024 - 10:12 WIB

Berikut 8 Alasan, Mochtar Mohamad Maju Pilkada Walikota Bekasi 2024

Jumat, 3 Mei 2024 - 12:59 WIB

Sinyal Didukung Ketua DPW PKB Jabar, M2 Mantap Maju Pilkada Kota Bekasi

Rabu, 1 Mei 2024 - 03:41 WIB

KEPSEK SMAN 1 TAMBUN UTARA : ” Saya Tidak Seperti Kepsek Yang Ada Di Kota Yang Gunakan Uang Orang Tua Untuk Tunjangan / Kepentingan Pribadi. “

Rabu, 24 April 2024 - 13:33 WIB

Didukung Rahmat Effendi, Mochtar Mohamad Maju Pilkada Kota Bekasi

Berita Terbaru

Daerah

Pemkab Karo Ukir Prestasi Lima Kali Raih Opini WTP BPK RI

Selasa, 28 Mei 2024 - 06:33 WIB